Ribuan Warga Padati Aksi Bela Palestina, Gubernur AGK : Niat Kita Bersama Mujahidin

TERNATE, MALUTTODAY.com – Ribuan warga Maluku Utara (Malut) hadiri Aksi Bela Palestina yang digelar Aliansi Rakyat Malut untuk Palestina. Minggu (3/12/2023).

Aksi kemanusiaan secara besar-besaran ini dipusatkan di depan Kantor Walikota Ternate, jalan Pahlawan Revolusi Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah.

Amatan wartawan, aksi yang berlangsung kurang lebih 5 jam sejak pagi pukul 7:00 itu, dipadati lautan manusia yang datang dari berbagai elemen masyarakat.

Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak datang menggunakan atribut aksi. Sontak perpaduan putihkan Ternate dan semangka lambang Palestina mewarnai suasana aksi.

Bendera Merah Putih dan Panji Palestina berukuran besar hinga kecil dikibarkan, sedangkan pekikan takbir, yel-yel mengguncang jalan depan Taman Landmark itu.

“Maluku Utara Untuk Palestina, Palestina Merdeka, dan Israel, Hancurkan,” menggelegar di angkasa, yang disaksikan langsung Pejuang kemanusiaan Palestina Asal Galela Malut.

Yakni Bang Onim nama akrab pejuang kemanusiaan itu, dimana bersama isteri dan ketiga anaknya turut bercerita tentang kondisi di Kota Gaza Palestina yang terus dijajah Israel.

“Mulai dari 7 Oktober, Palestina dihantam bom, saudara-saudara, anak-anak meninggal terlantar di jalanan dengan darah yang tertumpah, bahkan saya dan keluarga menjadi target pembunuhan oleh penjajah,” ujar Abdilah Onim saat beri orasi dan testimoni situasi Gaza.

Dalam kesempatan itu Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba (AGK) beri sambutan, mengatakan bahwa terima kasih masyarakat Malut, meski tak bisa menyeberang tapi nawaitu dalam aksi ini bersama dengan para mujahidin.

“Kita hanya bisa berdoa, karena kita tidak bisa menyeberang ke sana, tapi niat kita bersama mereka, doa kita bersama mereka, mudah- mudahan Allah catat dalam doa kita ini bersama mujahidin di Surga nanti,” ujar gubernur bergelar Kiayi ini bernada nyaris menangis di hadapan ribuan orang.

AGK katakan, darah mujahidin yang tertumpah menjadi pupuk semangat semua untuk umat manusia yang masih hidup, dalam membela Palestina dan masyarakatnya.

“Di sana Masjid-Masjid di bom di tembak di hancurkan, dimana Gereja juga tidak ketinggalan mereka hancurkan, itu artinya bahwa zionis ingin membunuh umat beragama yang ada di negeri para Nabi dan Rasul itu,” ungkapnya.

Gubernur AGK juga beri ungkapan terima kasih kepada Abdillah Onim dan keluarga yang secara langsung merasakan membantu keadaan di Gaza, “Alhamdulillah masih bisa selamat dan ada di Indonesia dan bisa sampai ke Ternate kampung beliau,” ucap Gubernur.

Lanjut Gubernur Malut dua periode ini, bahwa semua masyarakat Maluku Utara hanya bisa berdoa kepada Allah, semoga Allah SWT segera membebaskan Palestina dari Zionis Israel.

“Kita datang dibawah sinar matahari ini, Allah menyaksikan kita, akan mencatat amal kita insya Allah bahwa kita hadir dengan donasi uang kita berikan hari ini seratus rupiah saja menjadi catatan di hadapan Allah,” jelas AGK.

Menurut AGK gubernur yang kepemimpinannya akan berakhir ini menyebutkan juga bahwa tentu semua dari yang hadir ini tidak mau merasakan adanya pembantaian para anak-anak dan bayi-bayi serta manusia yang tak berdosa.

“Oleh karena itu masyarakat Maluku Utara yang saya cintai setiap saat kita hanya berdoa semoga Allah mengembalikan Palestina sebagaimana semula, darah-darah mereka akan menjadi saksi di hadapan Allah,” ajak gubernur.

“Terima kasih masyarakat Maluku Utara yang telah memeberikan semangat kepada saudara-saudara kita yang ada di Palestina,” tukasnya mengakhiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *