Jelang Pemilu, Polisi Gencar Berantas Peredaran Minuman Keras Ilegal

Sejumlah barang bukti miras diamankan petugas saat operasi pekat kie raha II(Ist)

TERNATE, MALUTTODAY.com — Dalam upaya menciptakan suasana kondusif menjelang Pemilihan Umum (Pemilu), Polda Maluku Utara gencar melaksanakan operasi pemberantasan peredaran minuman keras ilegal, atau dikenal dengan operasi Pekat Kie Raha II. Operasi ini telah berlangsung sejak 17 November 2023 dan hingga saat ini telah  memasuki hari keenam.

Dalam operasi tersebut polisi menyasar sejumlah Kelurahan di Kota Ternate dan berhasil mengamankan minuman keras ilegal dalam enam hari terakhir, diantaranya  Cap tikus sebanyak 199 kantong, 37 botol ukuran 1,5 ml, 10 botol ukuran 600 ml, 2 botol ukuran 330 ml, dan 1 tempat air berukuran 21 liter.

Minuman keras jenis bir ilegal, diantaranya Bir Bintang sebanyak 29 botol ukuran 620 ml dan 11 kaleng ukuran 500 ml, serta Bir hitam jenis Guinness Smooth sebanyak 27 botol ukuran 320 ml.

“Operasi ini bukan hanya upaya untuk memastikan situasi aman menjelang Pemilu, tetapi juga merupakan komitmen pihak kepolisian dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal yang dapat merugikan kesehatan masyarakat,”ujar Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Michael Irwan Thamsil, dalam siaran persnya, Kamis, (23/11/2023).

Michael mengatakan operasi ini akan terus dilakukan sehinggadapat memberikan efek jera bagi pelaku peredaran miras ilegal   

“Berharap bahwa operasi ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan ia juga menegaskan bahwa Kamtibmas menjadi prioritas utama dalam menyongsong Pemilihan Umum mendatang,”jelasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *