Kasus Pengancaman Pistol Air Softgun di Halmahera Tengah Berakhir Damai

kasus pengancaman Pistol Pistol Air Softgun berakhir Damai

HALTENG, MALUTTODAY.com — Video viral seorang pria berpakaian safari yang mengancungkan Pistol Air Softgun terhadap karyawan PT. IWIP di Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah pada Senin (6/3/2023).

Namun kasus tersebut berakhir damai setelah korban dan pelaku dipertemukan, keduanya pun saling memaafkan.

Kapolres Halmahera Tengah AKBP Faidil Zikri, saat memimpin Konferensi Pers (7/03) menjelaskan kronologis awal kasus tindak pidana pengancaman dengan menggunakan senpi jenis Air Softgun  tersebut terjadi pada hari senin (6/3) sekitar pukul 16.10 WIT yang bertempat di atas jalan raya arah dari perusahaan PT. IWIP menuju Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah.

“Pelaku pengancaman yakni AO, dan dari hasil pemeriksaan bahwa pelaku merupakan pecatan TNI AD Tahun 2021 yang saat ini bekerja di salah satu jasa pengantar uang di Maluku Utara”, kata Faidil

Faidil mengatakan, Kejadian berawal dari perdebatan dan selisih paham antara AO dengan salah satu karyawan PT. IWIP yang menarik perhatian banyak orang, sehingga karyawan lain yang berada disekitar lokasi berdatangan dan berkumpul.

“Melihat hal tersebut, Pelaku melakukan pembelaan diri dan mengeluarkan sebuah pistol jenis Air Softgun dan mengarahkan ke karyawan dengan maksud agar tidak mendekat dan tidak melakukan hal-hal yang berlebihan serta sebagai bentuk gertakan,”ujarnya

“Usai pelaksanaan Konferensi Pers, Polres Halmahera Tengah melakukan mediasi terhadap kedua belah pihak dan pihak korban serta pelapor bersepakat untuk berdamai dan saling memaafkan,”sambunya

Sementara Kepala bidang humas, Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Michael Irwan, menambahkan bahwa proses hukum terhadap pelaku dilakukan dengan Restorative Justice, dan kedua belah pihak sudah saling memaafkan.

 “Terlapor berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, dan bersedia diproses hukum apabila mengulanginya”,tambah Michael.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *