PKB Malut Lakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan Bacaleg DPRD Provinsi

Para Bacaleg DPRD Provinsi saat di Uji Kelayakan dan Kepatutan oleh tim internal dan eksternal DPW PKB Malut.


TERNATE,MALUTTODAY.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku Utara sukses menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Provinsi Malut pada pemilihan umum 2024.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (22/02/2023), dipusatkan di Kantor DPW PKB Malut, di bilangan Kelurahan Bastiong Talangame, Kota Ternate.

Tim penguji pada UKK terhadap bacaleg di 5 daerah pemilihan (dapil) Malut terdiri dari internal PKB maupun eksternal. Dari kalangan eksternal adalah akademisi UMMU, Agus Mawanda.

Agus Mawanda mengapresiasi terobosan PKB yang melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap bakal caleg DPRD pada pemilu 2024 nanti. Sebab kata dia, , hanya PKB satu-satunya partai politik yang melakukan tahapan ini.

“Uji kelayakan dan kepatutan ini untuk menguji kemampuan yang dimiliki bacaleg, dan ini sesuatu yang menarik,” kata Agus Dosen Ilmu Politik UMMU ini.

Para bakal caleg diuji, mulai motivasinya sebagai caleg, komitmen kebangsaan, komitmen perjuangan terhadap konstituen jika terpilih DPRD. Termasuk modal sosial, basis kultural, pengalaman serta pengetahuan yang dimiliki bakal caleg.

Hasil uji kelayakan dan kepatutan ini, lanjut Agus, disampaikan ke PKB Malut agar mendorong caleg potensial yang siap dijual pada pileg 2024 nanti, disamping catatan dan rekomendasi untuk dilakukan pendampingan dan pelatihan.

“Harapannya bakal caleg yang nantinya ditetapkan sebagai caleg betul-betul siap memenangkan kontestasi pada Pileg 2024 nanti,” harap Agus.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Malut Abdul Malik Sillia menambahkan, tim penguji uji kelayakan dan kepatutan ini juga memetakan kemampuan bakal caleg. Tidak hanya sekedar mengejar kuantitas, tetapi kualitas.

“Yang ada catatan akan kita bekali melalui kegiatan penguatan kapasitas, sehingga jika terpilih, para bakal caleg sudah tahu apa yang diperjuangkan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Malik.

Anggota DPRD Provinsi Malut ini mengatakan, saat ini masyarakat sudah sangat kritis menilai caleg mana yang bisa dititipkan amanah untuk diperjuangkan di parlemen ketika terpilih. Karena itu, ia berpesan kepada seluruh bakal caleg apabila resmi ditetapkan menjadi caleg, tidak harus membuat janji yang muluk-muluk.

“Kuncinya menjaga kepercayaan masyarakat atas dititipkan jika terpilih,” pesan Malik. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *