Polda Malut Musnahkan Belasan Ribu Miras, Paling Banyak dari Manado

TERNATE, MALUTTODAY.com – Direktorat Samapta Polda Maluku Utara melakukan pemusnahan belasan ribu botol minuman keras (miras) berbagai jenis.

Pemusnahan ini yang dipusatkan di Mako Samapta, dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko dan dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda.

Irjen Pol Midi mengatakan, secara keseluruhan miras yang dimusnahkan sebanyak 15.841 botol yang berhasil diamankan anggota di tahun 2022 kemarin.

Dari jumlah tersebut ada barang bukti sebanyak 8.994 miras mulai kemasan botol, kaleng dan kantong itu dalam 13 kasus yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Miras jenis bir 109 (kemasan) botol, 8.426 kaleng. Untuk cap tikus 37 botol dan 422 kantong,” jelas Midi, Kamis (12/1).

Midi menambahkan untuk pemusnahan yang dilakukam hari ini yang tersimpan di Mako Samapta, terdapat 6.846 mulai dari botol, kaleng dan jirigen.

“Miras jenis cap tikus 4.629 botol, 1.495 kantong, 10 jirigen, bir 297 botol dan 412 bir kaleng,” akunya.

Jenderal bintang dua ini bilang, barang bukti yang diamankan ini di seputaran Kota Ternate, yang menjadi lokasi penyelundupan.

“Mulai dari pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Pelabuhan Bastiong, Kekurahan Kalumpang dan lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu Direktur Samapta Polda Maluku Utara, Kombes Pol Sukron kepada wartawan mengatakan, pemusnahan barang bukti miras ini hasil tangkapan yang kedua kalinya.

“Pemusnahan pertama kemarin jelang bulan suci Ramadhan dan kedua hari ini merupakan tangkapan tahun 2022,” akunya.

Sukron menambahkan, belasan ribu miras yang diamankan rata-rata dari luar Provinsi Maluku Utara yang diselundupkan ke Kota Ternate.

“Paling banyak dari Manado, yang paling banyak itu miras jenis cap tikus,” ucapnya.

Perwira berpangkat tiga bunga melati ini menegaskan, tidak ada miras yang beredar di Kota Ternate, karena dirinya memastikan akan menindak tegas.

“Setiap daerah di Maluku Utara kan ada perda masing-masing. Di Kota Ternate kan zero miras, siapapun yang terlibat akan disikat,” tegasnya lagi. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *