Bejat! 4 Pemuda di Ternate, Tega Perkosa Gadis Difabel

Empat Pelaku Pemerkosa Gadis TunaRungu

TERNATE, MALUTTODAY.com – Seorang Perempuan berkebutuhan khusus difabel menjadi korban pemerkosaan secara bergiliran oleh Empat pemuda di Ternate, Maluku Utara, para pelaku pelaku masing-masing berinisial  (AR), (AL ),  (IK) dan Fa (MAR), kini diamankan di Polsek Ternate Selatan dan Terancam hukuman berat, kasus tersebut terjadi pada 20 Desember 2021.

Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan penyidik langsung menggelar perkara dan menetapkan terhadap para pelaku terduga pemerkosaan sebagai tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut langsung melakukan gelar perkara guna untuk penetapan tersangka dan mengamankan barang bukti  berkaitan dengan kejadian seperti pakaian dari saudara korban kendaraan yang digunaka menjemput saudari korban,”ujar Kapolsek Ternate Selatan, Iptu Suherman, Selasa(03/1/2023)

Suherman mengatakan, setelah penetapan para tersangka penyidik kemudian mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate.

“Jadi tersangka saat ini empat orang yang ditahan di dalam sel Polsek,” kata Suherman.

Begini Kronoligisnya

Sebelmnya pada 20 Desember 2022, korban yang merupakan Tuna Rungu, bersama dengan kedua temannya sedang berada di Kelurahan Mangga Dua Kecamatan Kota Ternate Selatan, kemudian tersangka (AR) dengan menggunakan motor dengan type Myo Sporty warna Hijau yang dipinjam dari salah satu tersangka lainnya  (AL).

Sesampainya disana, tersangka (AR) bertemu dengan korban yang sedang menunggu kedua temannya yang sedang mengikuti Pesta Ronggeng, setelah menunggu beberapa lama kemudian korban yang merupakan tuna rungu pergi bersama dengan tersangka (AR) menuju Kelurahan Kalumata, Kecamatan Kota Ternate Selatan.

Sesampainya disana, awalnya korban dan tersangka (AR) masih sementara duduk, selang 3 menit kemudian (AR) mengajak korban masuk kedalam lapangan, pada saat itu juga tersangka (AR) sempat menawarkan minuman keras berupa cap tikus kepada korban, hanya saja pada saat itu,korban tidak mau dan menolak, setelah meminum-minuman keras tersebut, tersangka (AR) kemudian kembali mengajak korban untuk duduk didalam lapangan yang dimana lapangan pada saat itu cukup gelap sekitar pukul 04.00 wit,

setelah duduk pelaku (AR) langsung menyetubuhi korban, setelah menyetubuhi korban, tersangka (AR) pergi membeli rokok dan meninggalkan korban, setelahnya (IK) kemudian menyusul korban yang dimana pada saat setelah saudara AR pergi, kemudian menyetubuhi korban kemudian disusul oleh saudara (AL), dan (MAR).(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *