KP Kie Matubu, KP Gam Konora dan KP Sibela Siap Amankan Perairan Maluku Utara

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko secara resmi mengoperasikan tiga unit kapal bantuan dari Mabes Polri untuk Polairud.

Dioperasikan tiga unit kapal tipe C2, panjang 15 meter, lebar 5 meter, dan kapasitas angkut 30 orang ini setelah penyiraman air dari tiga Kesultanan di Maluku Utara. Dalam penyiraman Sultan Tidore, Husain Alting Sjah.

Kapal-kapal ini akan diberi nama KP Kie Matubu dari Kesultanan Tidore, KP Gam Konora dari Kesultanan Jailolo, dan KP Sibela dari Kesultanan Bacan.

Irjen Pol Midi dalam sambutanya mengatakan, Polairud saat ini semakin berat dan kompleks hadapi tantangan sekarang, sebeb semakin maju teknologi dan keterbukaan informasi, serta dinamika strategis lingkungan.

“Hal tersebut tentu berdampak pada masalah keamanan, khusus wilayah perairan. Olehnya itu permasalah tersebut kegiatan pengamanan harus juga ditingkatkan,” jelas Midi, Senin (19/12).

Midi menambahkan, tiga unit kapal ini merupakan tipe kapal yang modern dengan tipe C2, sehingga Polairud kedepan makin profesional dalam menjalankan tugas.

“Itu semua bisa jaga Harkamtibmas wilayah perairan di Maluku Utara. Olehnya itu tiga kapal bantuan Mabes Polri ini, secara resmi saya nyatakan sudah bisa digunakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sultan Tidore, Husain Alting Sjah mengatakan di Maluku Utara sangat banyak pulau, tetapi lebih banyak perairan, dan dirinya merasa bangga 3 nama kapal dinamai perwakilan 3 Kesultanan di Maluku Utara.

“Kita sangat bersyukur, mereka menghormati kearifan lokal yang kita punya. Mudah-mudahan kedepan ada nama pahlawan,” ucapnya.

Terpisah, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku Utara, Kombes Pol Raden Djarod Agung Riyadi menambahkan, tiga unit kapal sudah siap beroperasional.

“Sudah siap operasional, hanya saja di 2023 ini kami masih terkedala dengan BBM, tetapi bagaimana kita akan upayakan,” akunya.

Djarod bilang, anggaran 2023 yang sudah ada nantinya akan dikolaborasikan sehingga bisa di operaional tiga unit kapal. Sementara 3 unit kapal masih ditempatkan di Kota Ternate

“Sementara belum, nanti jika dibutuhkan akan kita geser ke wilayah yang dibutuhkan,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *