Polres Tidore Sebut Pemilik 16 Ruko yang Terbakar di Kota Sofifi, Rugi Belasan Miliar

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kepolisian Resort (Polres) Tidore Kepulauan akan mendatangkan tim Labolaterium Forensik dari Makassar untuk mengungkap penyebab kebakaran 16 rumah toko (Ruko) di Ibu Kota Sofifi.

Banyaknya ruko yang terbakar mulai dari toko handphone, toko pakaian, dealer dan ATM bank, diduga karena tidak kesiapan Pemprov untuk menyiapkan mobil pemadam kebakaran (Damkar) di Ibu Kota Sofifi.

Saat ini Polres Tidore Kepulauan telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk seorang pemilik ruko yang diduga api berasal dari dapur ruko.

Kalolres Tidore Kepulauan AKBP Setyo Agus Hermawan, kepada wartawan mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Ruko yang terbakar itu bukan milik pemerintah, milik pribadi saudara Anggi, sudah dimintai keterangan, penyewa ruko juga sudah,” jelas Setyo saat ditemui di Kantor Polda Maluku Utara, Senin (7/11).

Setyo menambahkan, untuk titik api diketahui dari salah satu penyewa ruko atas nama guntur, posisi api dari dapur ruko. “Nanti kita pastikan dari hasil Labfor,” akunya.

Untuk itu pihaknya akan menyurat secara resmi ke Laboratorium Forensik Makassar untuk datang ke Ibu Kota Sofifi, sehingga kasus kebakaran bisa diketahui penyebab kebakaran.

“Nanti Labfor datang untuk memastikan penyebab api,” katanya.

Perwira berpangkat dua bunga melati ini bilang, untuk kerugian bangunan 16 ruko, yang dialami pemilik sebanyak Rp 15 miliar karena 1 ruko sekitar Rp 900 juta.

“Pemilik rugi sekitar Rp 15 miliar untuk bangunan. Untuk harga sewa ruko pemilik menerima harga Rp 60 juta per tahun,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.