MHB Kembali Diperiksa Jaksa, Terkait Dugaan Korupsi di Perusda Ternate

TERNATE, MALUTTODAY.com – Komisaris Holding Company Bahari Berkesan Ternate dan pemegang saham di BPRS, Muhammad Hasan Bay (MHB) kembali dipanggil tim Penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Maluku Utara, dalam kasus dugaan korupsi.

MHB yang diketahui mantan calon Wali Kota Ternate dan seorang pengusaha ini diperiksa kurang lebih empat kali dalam kasus penempatan dana investasi pada Perusahaan Daerah (Perusda) tahun 2016-2018 sebesar Rp 25 miliar lebih.

Pemanggilan dan langsung dilakukan pemeriksaan setelah tim penyidik menetapkan 3 tersangka dan melakukan penahanan selama 20 hari kedepan di Rutan Kepas IIB Ternate.

Pantawan wartawan di kantor Kejati Maluku Utara, MHB mengenakan kemeja putih dan celana hitam panjang dan selalu membawa map berwarna hijau.

MHB mengakui kedatangannya untuk memenuhi panggilan tim penyidik dalam kasus dugaan korupsi di Perusda PT Bahari Berkesan Kota Ternate.

“Setelah penyidik menetapkan 3 orang tersangka, saya diperiksa penyidik sebagai saksi,” jelas MHB.

Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara ini menambahkan, dalam kasus ini dirinya sebagai pemegang modal, jika perusahaan mengalami kerugian otomatis dirinya juga rugi.

“Di BPRS Bahari Berkesan tidak rugi, posisi saya saat itu salah satu pemegang saham di BPRS,” ucapnya.

Terpisah, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Maluku Utara, M. Irwan kepada wartawan membenarkan adanya pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. “Iya kita periksa sebagai saksi,” jelasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.