Wadir Keuangan RSUD Chasan Boesoirie Bantah Diperiksa Terkait Pemotongan TPP

TERNATE, MALUTTODAY.com – Tim penyelidik Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Maluku Utara kembali melakukan pemanggilan terhadap Wakil Direktur (Wadir) Keuangan RSUD Chasan Boesoirie Ternate Fatimah Abbas, Rabu (26/10).

Fatimah kembali dipanggil soal kasus dugaan pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) RSUD, yang dilaporkan salah satu LSM di Maluku Utara. Fatimah datang bersama seorang rekannya.

Ketika keluar dari Kantor Kejati Maluku Utara, saat dicegat awak media Fatimah menegaskan tidak ada pemeriksaan yang dilakukan tim penyelidik terhadap dirinya.

“Tidak ada pemeriksaan apa-apa, dan tidak ada pemotongan,” tegas Fatimah dan bergegas meninggalkan awak media.

Terpisah, Kasi penkum Kejati Maluku Utara, Richard Sinaga ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya memintai keterangan terhadap Wakil Direktur Keuangan RSUD Chasan Boesoirie Ternate Fatimah Abbas.

“Iya, wakil Direktur Keuangan RSUD dimintai Keterangan,” jelasnya.

Richard menambahkan, selain itu wakil Direktur di panggil soal data-data yang diminta tim penyelidik, Fatimah datang didampingi temannya.

“Fatimah dipanggil hanya keterangan tambahan saja. Waktu itu kita sudah minta, tapi kita perdalaman lagi keterangan dia,” tegasnya.

Juru bicara Kejati Maluku Utara ini bilang, jika kedepanya pihaknya membutuhkan keterangan Fatimah bakal dipanggil kembali.

“Sepanjang kita butuhkan keterangan dia, kita akan panggil lagi,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.