Jaksa Kembali Panggil 10 Saksi Dugaan Korupsi Anggaran Vaksinasi dan COVID

TERNATE, MALUTTODAY.com – Tim penyidik Kejaksaan Negri (Kejari) Ternate, Maluku Utara, kembali melakukan pememeriksaan terhadap 10 orang saksi dalam kasus dugaan korupsi yang melekat di Pemerintah Kota Ternate, Rabu (19/10).

Informasi yang dihimpun wartawan, dari 10 orang saksi yang dilakukan pemeriksaan, 6 orang saksi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Ternate, periksa mengenai kasus dugaan anggaran vaksinasi yang melekat di Dinas Kesehatan Kota Ternate, sebesar sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dengan pagu anggaran sebanyak Rp 22,4 miliar.

Sementara 4 orang saksi dari Puskesmas Kalumpang diperiksa mengenai dugaan korupsi anggaran COVID-19 tahun 2021-2022 yang melekat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate sebesar Rp 22 miliar.

Kasi Intelijen Kejari Ternate, Aan Syaeful Anwar, ketika di konfirmasi membenarkan haru ini Jaksa melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi dari 2 kasus dugaan korupsi yang berbeda.

“Iya benar, dari RSUD Kota ada 6 orang, dari Puskesmas ada 4 orang,” jelas Aan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/10).

Aan bilang, banyak saksi yang dilakukan pemanggilan hanya saja belum berkesempatan hadir untuk dimintai keterangan. “Yang tidak hadir hari ini, akan dipanggil kembali,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.