JD Disetubuhi Ayah Angkat dan 2 Orang Paman, Memilih Putus Sekolah

Ilustrasi

TERNATE, MALUTTODAY.com – JD (14) diduga menjadi korban persetubuhan. Pelaku diduga merupakan ayah angkat korban. Sementara dua pelaku lainnya adalah paman korban.

Aksi persetubuhan anak dibawah umur ini diketahui sudah bebarapa kali dilakukan para pelaku terhadap korban, mulai di Mei, Agustus dan Oktober 2022 di Halmahera Timur, dan saat ini korban memilih tidak lagi bersekolah.

Ketiga pelaku dengan inisial BP (67), ayah angkat korban, sedangkan YP (34), dan EP (35) adalah paman korban.

Ketiga orang yang diduga sebagai pelaku telah diringkus dan langsung dilakuka penahanan di Mapolres Halmahera Timur.

Kapolres Halmahera Timur, AKBP Edy Sugiharto melalui Kasat Reskrim, Ipda M. Kurniawan kepada wartawan mengatakan saat ini ketiga tersangka telah diringkus pada Senin (17/10) kemarin.

“Anggota berhasil menangkap tersangka persetubuhan anak dibawah umur yang merupakan anak angkat,” jelas Kurniawan, Selasa (18/10).

Kurniawan menambahkan, kasus tersebut berawal korban didampingi LSM Pemerhati Anak melaporkan kejadian tersebut didampingi beberapa saksi dari desa ke Mapolres.

“Setelah kita lakukan penyelidikan saksi-saksi, dan melakukan visum tergambar jelas bahwa sudah ada peristiwa pidana yang diduga persetubuhan dibawah umur,” akunya.

Mantan Kapolsek Galela, Halmahera Utara ini bilang, yang pasti ketiga pelaku ini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka karena pihaknya telah mengantongi sejumlah alat bukti.

“Penetapan pelaku sebagai tersangka sudah memenuhi minimal alat bukti termasuk Visum Et Repertum dan memang pelaku mengakui adanya peristiwa tersebut,” katanya.

Ketiga tersangka dikenakan pasal pasal 81 ayat 2 dan pasal 82 ayat 1 UU no 17 thn 2016 ttg tapal permen pengganti UU no 1 thn 2016 ttg perubahan ke 2 atas UU no 23 thn 2002 tentang Perlindungan anak. “Ancaman hukuman maksimal 15 tahun,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.