Seorang Napi Tipikor di Lapas Halmahera Utara Bebas Bersyarat

HALUT, MALUTTODAY.com – Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana (napi) kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Halmahera Utara dinyatakan bebas bersyarat.

Napi tipikor pasal 2 (1) UU No 31 Tahun 1999 ini menjalani lama pidana 4 tahun dan telah membayar lunas denda Rp 50 juta ini atas nama Son Karyose.

Selama menjalani masa pidana, Son Karyose mendapatkan total remisi yang diperoleh 5 bulan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Halmahera Utara, Romi Novitrion kepada wartawan mengatakan setelah diberlakukannya UU no 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, maka pemberian hak terhadap narapidana khususnya Tipikor tidak lagi diwajibkan memenuhi syarat tambahan sebagaimana yang tertuang dalam PP 99.

“Pembebasan bersyarat, berdasarkan ketentuan dalam UU pemasyarakatan yang baru, dimana untuk memperoleh program integrasi (PB) tidak lagi wajib membayar lunas denda dan UP jika ada.
Son yang pada saat dibebaskan merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, atas diberlakukannya UU pemasyarakatan yang baru,” ucap Romi, Senin (17/10).

Romi menambahkan kepada petugas lapas atas pembinaan yang diperoleh selama berada di dalam Lapas, Son berjanji untuk berperilaku baik dan taat hukum serta hidup secara wajar ditengah-tengah masyarakat.

“Sebelum meninggalkan Lapas, son didata petugas Bapas Soa-Sio tidore, untuk kepentingan program bimbingan klien. Pendataan tersebut dilakukan secara daring,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.