Polda Maluku Utara Proses Etik dan Pidana 4 Anggota Yang Diduga Aniaya Mahasiswa

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, mengambil langkah tegas terhadap 4 oknum anggota Polres Halmahera Utara, yang diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap seorang Mahasiwa Universitas Halmahera (Uniera).

Mahasiswa Uniera yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan empat anggota Satsabhara ini atas nama Yulius Yatu alias Ongen.

Langkah tegas ini berupa memproses oknum anggota ini baik etik di Bidang Provesi dan Pengamanan (Propam) dan Pidana di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Untuk proses etik, Bidang Propam telah melakukan pemeriksaan terhadap empat oknum anggota, bahkan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Halmahera Utara juga ikut diperiksa.

Sementara proses pidana, penyidik Ditreskrimum telah berada di Halmahera Utara, untuk melakukan penyelidikan dan lakukan pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Michael Irwan Tamsil kepada wartawan mengatakan langkah tegas yang diambil untuk oknum anggota sesuai dengan perintah Kapolda Irjen Pol Risyapudin Nursin.

“Oknum anggota ini selain di proses etik di Bidang Propam, mereka juga di proses Pidana di Ditreskrimum,” tegas Michael di ruang kerjanya, Kamis (6/10).

Michael menambahkan, untuk pemeriksaan etik telah dilakukan, sementara pemeriksaan pidana, penyidik Ditreskrimum sedang berada di Polres Halmahera Utara.

“Perlu saya tegaskan, Polda Maluku Utara serius dalam menagani kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum anggota,” tegasnya.

Michael bilang, dalam mengusut kasus tersebut dalam waktu dekat penyidik akan menetapkan siapa saja oknum yang terlibat sebagai tersangka.

“Dalam waktu dekat kasus itu akan dituntaskan, baik penetapan tersangka maupun pelimpahan berkas perkara ke Jaksa,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.