1 Tersangka Kasus Korupsi Dana Operasional Halmahera Selatan Diperiksa Polisi

TERNATE, MALUTTODAY.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara, kembali memeriksa para tersangka kasus dugaan korupsi anggaran belanja kegiatan operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Hari ini penyidik melakukan pemeriksaan terhadap adik mantan Wakil Bupati Halmahera Selatan atas nama Djunaidi Hasyim, yang saat itu menjabat sebagai Bendahara pengeluaran yang berstatus sebagai tersangka.

Kasus dugaan korupsi anggaran operasional Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan senilai Rp 4.507.151.500 yang diusut Polda Maluku Utara.

Dari anggaran itu, sesuai perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Maluku Utara, kerugian negara mencapai Rp 3.474.311.013.

Junaidi usai diperiksa dan keluar dari kantor Ditreskrimsus Polda Maluku Utara saat ditemui wartawan memilih tidak berkomentar dan mengarahkan untuk dikonfirmasi ke pihak Kepolisian.

“Nanti tanya di dalam saja,” ucapnya sambil berjalan keluar.

Sementara kabid humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Michael Irwan Thamsil ketika dikonfirmasi terkait pemeriksaan tersebut.

“Iya, benar ada pemeriksaan hari ini,” katanya.

Selain Djunaidi, masih empat orang tersangka lainnya, sesuai informasi yang diterima wartawan mereka akan kembali diperiksa diantaranya, mantan Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba, mantan Sekretaris Daerah Helmi Surya Botutihe, mantan Kepala Bagian Hukum Ilham Abubakar, mantan Kepala Bagian Umum Saimah Kasuba. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.