Kejati Maluku Utara Bakal Panggil Mantan Pejabat BPJN

TERNATE, MALUTTODAY.com – Tim penyelidik Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, menjadwalkan akan mengundang sejumlah pihak dalam mengusut dugaan korupsi proyek pekerjaan pembangunan jembatan Ake Tiabo Galela, Halmahera Utara.

Dari sejumlah pihak yang akan diundang, salah satunya mantan pejabat Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I Maluku Utara.

Proyek pembangunan jembatan ini melekat di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Maluku Utara, dengan total anggaran sebesar Rp 16.954.469.800 dan dikerjakan oleh PT. VSP yang diketahui berdomisili di Banda Aceh.

Dalam kasus ini sebelumnya Bidang Intelijen telah memintai sejumlah pihak, mereka adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), mantan PPK, pengawas lapangan dari perusahaan, kepala perwakilan perusahaan, dan pihak perusahaan subkontraktor.

Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Richard Sinaga mengatakan undangan yang akan dilayangkan berkaitan dengan pekerjaan Jembaran Ake Tiabo di Galela, Halmahera Utara.

“Kita akan undang mereka, siapapun itu,” tegas Richard di Kantor Kejati Maluku Utara, Jumat (30/9).

Richard bilang, pihak-pihak yang akan diundang ini pastinya yang berkompeten dalam proyek pekerjaan jembatan tersebut.

“Kita undang untuk terangkan kasus ini, kita mintakan klarifikasi,” pungkasnya.

Dalam Proyek jembatan Ake Tiabo diketahui masa kontraknya berakhir pada tanggal 10 Oktober 2022 mendatang. Akan tetapi, hingga saat ini progres pekerjaan baru mencapai 60 persen. Sedangkan anggaran proyek tersebut diduga telah dicairkan melebihi progres pekerjaan. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.