Jaksa Usut Pembangunan Jembatan Ake Tiabo, Halmahera Utara

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara mengelurkan surat perintah (Sprint) untuk tim Bidang Intelijen untuk melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Ake Tiabo, Halmahera Utara.

Informasi yang dihimpun wartawan, Jembatan Ake Tiabo, terletak di Desa Ngidiho, Kecamatan Galela Barat, Halmahera Utara. Jembatan ini yang menghubungkan antara Kecamatan Galela dan Loloda Utara untuk akses jalan satu-satunya melalui jalan darat.

Jembatan tersebut sebelumnya ambruk dan terputus, karena dihantam banjir besar pada bulan Januari tahun 2021 lalu, saat itu warga terpaksa menggunakan rakit sebagai alat trasportasi untuk menyeberang sungai.

Setelah musibah tersebut pemerintah pun membangun sesuai upaya tanggap darurat bencana dan pembangunan mulai 21 Febuari 2022 dan akan selesai sesuai kontrak pada 10 Oktober 2022 mendatang.

Proyek yang melekat di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Maluku Uatara, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), dengan total anggaran Rp 16.954.469.800.

Sedangkan perusahaan yang mengerjakan, yakni PT. VSP yang diketahui berdomisili di Banda Aceh.

Dalam kasus tersebut tim penyelidik Intelijen telah mengundang sebanyak 4 orang untuk dimintai klarifikasi terhadap proyek tersebut.

Mereka diantaranya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pengawas Lapangan dari Perusahaan, Kepala Perwakilan Perusahaan dan Pihak Perusahaan Subkontraktor.

Kajati Maluku Utara, Dade Ruskandar ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan saat ini kasus tersebut sedang ditangani bidang Intelijen. “Kasus itu lagi lidik, tetapi itu (proyek) masih berjalan,” jelas Dade.

Dade menambahkan, kasus tersebut pihaknya tetap menagani meski proyek tersebut masih berjalan karena belum selesai dikerjakan.

“Tetap saja kita lidik karena ada laporan, yang jelas masih pulbaket,” ucapnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.