Penggelapan Surat Meetbief, Seorang Warga Ditetapkan Sebagai Tersangka

TERNATE, MALUTTODAY.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara, menetapkan seorang warga Kota Ternate sebagai tersangka dugaan tindak pidana pengelapan surat asli meetbrief.

Tersangka dengan inisial FB ini berkaitan tindak pidana penggelapan yang terjadi dalam tahun 1969 dimana menguasai surat asli meetbrief nomor 9 tertanggal Menado 18 Desember 1924 verponding nomor 64, milik A. de Gorio atau Alexander Wellem de Gorio.

Setelah diminta, tersangka tidak mau mengembalikan dengan berbagai alasan, bertempat di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara sebagaimana dimaksudkan dalam rumusan pasal 372 KUHPidana.

Direktur Reskrimum Polda Malut Kombes DWI Hindarwana ketika dikonfirmasi terkait penetepan tersangka membenarkan, penyidik telah menetapkan FB sebagai tersangka itu sesuai hasil gelar perkara baru-baru ini.

“Kami panggil FB sebanyak dua kali, hanya saja yang bersangkutan tidak hadir panggilan penyidik,” jelas Dwi Hindarwana, Senin, (5/9).

Dwi menambahkan, sebelumnya penyidik telah melayangkan surat panggilan tersangka tidak hadir, penyidik langsung ke rumah tersangka, ternyata tersangka dalam keadaan sakit.

“Tersangka sakit, kemudian penyidik menelpon dokter datang ke rumah tersangka untuk memeriksa kesehatan, setelah dokter memeriksa ternyata tersangka punya riwat penyakit jantung,” katanya.

Perwira berpangkat Kombes ini bilang, usai diperiksa kesehatan, tersangka langsung dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan perawatan lebih lanjut, kedepannya jika tersangka sudah pulih langsung dilakukan penahan.

“Penyidik sudah bawa tersangka ke Rumah Sakit, setelah sehat baru kita tahan,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.