Kejari Haltim Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion

HALTIM, MALUTTODAY.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Timur, Maluku Utara, menahan tiga orang tersangka dugaan korupsi pembangunan stadion Kota Maba.

Dalam perkara tersebut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 572.421.084,48 berdasarkan audit perhitungan kerugian negara oleh BPKP Nomor PE.03.03/SR-687/PW33/5/2022.

Ketiga tersangka yang ditahan yang ditahan, yakni dengan inisial II selaku Pelaksana Pembangunan Tahap II, FL sebgai Pelaksana Pekerjaan Pembangunan tahap I dan EM selaku Konsultan Perencana sekaligus Konsultan Pengawas tahap I.

Sementara dua tersangka lainnya yang belum ditahan, yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Halmahera Timur, AG, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IAH.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Timur, Ketut Terima Darsana ketiga tersangka dilakukan pemanggilan untuk datang ke kantor Kejari Ternate untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kemudian berdasarkan alasan obyekif dan alasan subjektif terhadap ketiga tersangka dilakukan penahanan Rutan,” tegas Ketut, Jumat (1/7).

Mantan Kajari Halmahera Utara ini menambahkan, ketiga tersangka ini ditahan selama 20 hari kedepan di Rutan Kelas IIB Ternate.

“Tersangka sebelum dibawa ke Rutan telah dilakukan tes kesehatan dan swab untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Ketiga tersangka melanggar pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 UURI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan UURI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UURI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi JO Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP SUBSIDIAIR melanggar pasal 3 pasal 18 UURI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan UURI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UURI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi JO Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.