Polisi Bongkar 6 Penyulingan Miras di Hutan Halmahera

TERNATE, MALUTTODAY.com – Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Maluku Utara membongkar pabrik pembuatan atau penyulingan minuman keras (miras) di sejumlah titik di hutan Halmahera Utara.

Langkah ini dalam upaya meminimalisir gangguan Kamtibmas yang diakibatkan peredaran miras terus dilakukan oleh tim gabungan dengan Polres Halmahera Utara.

Informasi yang diterima media ini ada enam tempat penyulingan yang berada di wilayah Halmahera Utara, yang menjadi sasaran razia, diantaranya hutan Desa Ruko, Hutan Desa Kokota Jaya, Tobelo Utara.

Enam pemilik penyulingan miras ini pun diamankan ke Polres Halmahera Utara, untuk menjalani pemeriksaan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono kepada wartawan mengatakan hasil yang dilakukan tim gabungan yang dipimpin Kompol Heri Suhendar ada enam tempat penyulingan miras yang dihancurkan.

“Tim gabungan setelah menemukan tempat penyulingan lalu memusnahkan barang bukti (BB) miras yang ada di TKP kemudian merusak tempat penyulingan tersebut,” jelas Setyadi di Ternate, Jumat (20/05).

Sertyadi menambahkan, razia ini bermula dari laporan masyarakat kemudian tim gabungan bersama saksi dari masyarakat lalu menuju lokasi dan benar menemukan tempat penyulingan miras di hutan Halmahera Utara.

“Yang berada di hutan Desa Ruko, sekitar tiga tempat yang berhasil ditemukan penyulingan atau pabrik miras jenis captikus dan satu tempat penjualan,” katanya.

Di TKP hutan Desa Ruko ditemukan BB yang diamankan diantaranya tiga drum miras jenis captikus ukuran 100 liter, lima jerigen miras jenis captikus atau saguer ukuran 25 liter dan tiga jerigen miras jenis captikus ukuran lima liter. (Shl)

“Setelah dari hutan Desa Ruko, tim gabungan lalu bergerak menuju lokasi kedua di dalam hutan Desa Kokota, tim berhasil menemukan 2 tempat penyulingan,” akunya.

Perwira berpangkat tiga bunga melatih ini menambahkan, di TKP tim menemukan BB dua drum cap tikus ukuran 100 liter, satu ember cat miras jenis captikus ukuran 25 liter dan satu jerigen cap tikus ukuran lima liter.

“Seluruh BB Miras yang ditemukan langsung dimusnahkan tim gabungan yang disaksikan tokoh masyarakat setempat. Untuk 6 pemilik tempat penyulingan Miras dan penjual Miras tersebut diamankan ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut”pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.