Lonjakan Arus Mudik di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate Mulai Terlihat

TERNATE, MALUTTODAY.com – Satu minggu memasuki hari raya idul Fitri 1443 hijriah, bandar udara Sultan Baabulah Ternate mulai nampak ramai dipadati pemudik, dengan tujuan keberbagai daerah di Indonesia.

Amatan media ini, Senin (25/4/2022) sekitar pukul 07.00-11.00 Wit, di terminal keberangkatan penumpang, banyak pemudik yang telah mengantri. Kedatang lebih awal ini berkaitan dengan persyatan perjalanan, yang akan diperiksa petugas di pintu masuk terminal.

Berdasarkan data saat jumlah pemudik mulai ramai dan meningkat lebih dari hari-hari biasanya, ini terlihat dari lonjakan penumpang dari sebelumnya di bawah 1.000, sekarang sudah mencapai 1.000 penumpang, atau sekitar 30-40 persen. Jumlah ini akan terus meningkat hingga pada puncak arus mudik pada 29 April 2022, diprediki bisa naik mencapai 70-80 persen.

“Hari biasanya dibawah 1.000 penumpang, sekarang sudah naik jadi 1.000, jadi naik sekitar 30-40 persen, diperkirakan pada puncak arus mudik pada tanggal 29 April 2022, akan beranjak sekiatar 70-80 persen, penumpang dari hari biasanya,“ ujar Plt kepala UPBU Sultan Babullah Ternate, Syahril Robert usai membuka posko angkutan lebaran di terminal penumpang.

Untuk pelayanan angkutan mudik lebaran tahun 2022, kata Syahril, ada 8 maskapai 19 flight penerbangan dalam sehari, akan siap melayani pemudik. Jika terjadi penumpukan penumpang tentunya ekstra flight akan ditambah.

“Ada 8 maskapai dengan 19 flight penerbangan. Jika ada penumpukan pemudik pihak bandara tentunya akan siap jika maskapai menyiapkan,“ tutur Syahril.

Syarat ketentuan perjalanan tentunya mengacu pada surat edaran 48 tahun 2022, terkait syarat perjalanan meski pemerintah telah melonggarkan syarat perjalanan.

”Pemerintah telah melonggarkan perjalanan, tetapi protokol kesehatan tetap ditegakkan. Untuk di bandara sendiri ada klinik kesehatan berada di lantai 2 terminal. Jadi teman-teman atau penumpang yang berangkat, yang bervaksin 2 kali itu bisa swab antigen. Jadi kita lihat sekarang  pemudik sudah banyak booster, jadi tidak lagi menggunakan antigen atau PCR,” terang Syahril.

Syahril menambahkan, pemeriksahan protokol kesehatan di bandara tentunya diperketat, yang akan dilakukan oleh aviation security. “Tetap pemeriksaan layak terbang, pengisian EHAC sebelum berangkat wajib diisi oleh calon penumpang pihak bandara menyiapkan masker. Jika pemudik tidak menggunakan masker, maka akan diberikan masker,“ tambahnya.

Ummu Kaslum, salah satu penumpang tujuan Sulawesi Selatan, mengaku persyaratan perjalanan kali ini cukup mudah, sehingga ada kesempatan untuk mudik.

“Alhamdulilah dipermudah dan sudah vaksin booster, dan mau mudik ke Makassar,” tutur Ummu. (Dickhy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.