PT Pertamina Ancam Bakal Pidanakan Warga yang Diam-diam Memfoto Perbaikan Pipa

TERNATE, MALUTTODAY.com – PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Ternate akan melaporkan oknum warga yang masuk ke dalam lokasi objek vital nasional (Obvitnas). Kemudian secara diam-diam memotret saat petugas sedang bekerja memperbaiki kebocoran pipa.

Manager Communication, Relations & CSR Papua Maluku PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial dan Trading Regional Papua Maluku, Edi Mangun kepada wartawan mengatakan Depot PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Ternate merupakan obvitnas yang dilindungi oleh UU.

“Jadi masuk ke situ tanpa izin bisa dikenakan tuduhan atau bisa disangkakan dengan rencana sabotase. Apalagi, orang-orang tersebut telah mengambil gambar (foto) proses perbaikan yang sedang dilakukan dan menyebarkan foto tanpa izin,” ucap Edi, Rabu (13/04).

Edi menambahkan, apa yang dilakukan oknum warga ini masuk dalam UU Transaksi Eletronik (ITE), sehingga pihaknya tidak ragu-ragu kemudian menindak kalau hal-hal ini digunakan hanya untuk menyebarkan fitnah dan memprovokasi.

“UU Obvitnas ini yang harus diingat, apalagi ada yang mengambil gambar (foto) tanpa izin, kemudian menyebarkannya itu kena. Tapi memang sampai hari ini kita belum berpikir sampai ke arah sana,” akunya.

Untuk kebocoran pipa yang diduga mencemari laut setempat, dirinya tidak akan mengeluarkan statmen apa-apa karena pemeriksaan ini sedang berlangsung, jangan sampai statmen yang dikeluarkan bertentangan dengan hasil atau kerja-kerja dari teman-teman tim investigasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Terkait pencemaran lingkungan beberapa waktu lalu, DLH yang akan menyampaikan hasil ke publik. Untuk itu saya enggan memberikan komentar,” katanya. (Shl)

Edi bilang, jika hasil investigasi DLH ditemukan adanya indikasi kelalaian, maka pihaknya siap menjalakan rekomendasi DLH.

“Ada rehabilitasi lingkungan dan sosial itu wajib, kita tidak mungkin menghindar dari hukum. Tapi itu dikeluarkan oleh pihak berwenang menurut undang-undang bukan berdasarkan opini-opini,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.