Minyak Tumpah, Pertamina Ternate Lumpuh Diboikot Warga Jambula

TERNATE, MALUTTODAY.com – Warga Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate memboikot aktivitas distribusi bahan bakar minyak (BBM) di depot PT Pertamina Jambula, Kamis (07/04/2022) sejak pagi tadi. Aksi ini warga lakukan sebab kecewa dengan sikap Pertamina yang terkesan mengacuhkan dampak tumpahan minyak terhadap warga.

Sejumlah truk BBM terparkir rapi di luar gerbang dan di dalam depoot PT Pertamina tanpa terlihat ada aktivitas apapun. Aparat kepolisian dan TNI nampak berjaga di sekitar gerbang masuk depot Pertamina.

Sementara warga memblokir akses jalan masuk dengan menggunakan satu unit mobil pick up, membentangkan spanduk dan meletakkan ban bekas dan kayu.

Koordinator aksi, Aldrin Ishak mengatakan aksi warga ini buntut dari tumpahan minyak jenis solar dan pertamax yang diduga berasal dari pipa bawah laut yang bocor pada Rabu (06/04) malam. Kebocoran terjadi saat kapal tangker mendistribusikan minyak ke depot PT Pertamina.

Warga berharap Pertamina segera bertindak melakukan pembersihan dan memberikan kompensasi dampak kerusakan lingkungan dan kesehatan warga.

Aldrin Ishak, Koordinator Aksi. (Foto: Agus Maluttoday)

“Dari sisi kesehatan masyarakat ada yang sakit kepala, susah bernafas dan sakit mata akibat uap dan bau minyak yang tumpah. Sementara dari sisi ekologi, kami sejak 2013 terdampak minyak tumpah juga akibat kapal Pertamina tenggelam. Hingga saat ini tidak ada penanggulangan (kompensasi) terhadap warga terdampak. Samapi tumpahan kedua di 2022 ini,” ujar Aldrin.

Truk BBM nampak terparkir rapi di dalam depot Pertamina Jambula. (Foto: Agus Maluttoday)

Meskipun pihak PT Pertamina, TNI dan Polri melakukan negosiasi agar warga mau membuka blokade yang dilakukan agar distribusi BBM tetap berjalan, namun tetap ditolak. Dengan alasan tuntutan mereka harus dipenuhi terlebih dahulu.

“Semalam kita melakukan pembersihan. Jadi sampai saat ini kita telah menyiapkan tim penyelam, namun belum dapat dilakukan karena kendala cuaca. Jadi sementara masih standbay. Sudah ada juga tim BLH provinsi dan kabupaten mengecek di lapangan, baik sisi utara maupun timur dan pengambilan sampel,” jelas Manager Fuel PT Pertamina Ternate, Sebedeus Pangandaheng dihadapan warga. (Gus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.