Rumah Restorasi Justice di Kota Ternate Dilaunching

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate melaunching tujuh rumah Restorative Justice (RJ) yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Kalumata, Rabu (30/3).

Rumah RJ ini, selaras dengan Undang-undang (UU) Kejaksaan ditegaskan dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, Jaksa senantiasa bertindak berdasarkan hukum dengan mengedepankan norma-norma keagamaan, kesopanan dan kesusilaan serta menggali maupun menjunjung tinggi nilai-nilai kemanuasiaan yang hidup di masyarakat.

Launching rumah RJ dihadiri Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Dade Ruskandar dan Wakapolda Brigjen Pol Drs. Eko Para Setyo Siswanto dan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman.

Kajati Maluku Utara, Dade Ruskandar, kepada awak media mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah prestasi dan keseriusan kita dalam menjalankan salah satu fokus pemunuhan hukum di Indonesia berkaitan dengan implentasi.

Restorative Justice sebagaimana diatur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dimana arah kebijakan dan penegakan hukum Nasional ditujukan kepada perbaikan sistem hukum pidana dan perdata.

“RJ merupakan penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, pihak keluarga serta tokoh agama dan masyarakat serta pihak lain yang terkait. Keadilan restorativ menjadi salah satu alternatif penyelesaikan perkara tindak pidana,” pungkasnya.

Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba mengatakan bahwa Pemprov sangat menyambut baik rumah RJ di Bumi Moloku Kieraha, diharapkan terwujud kepastian hukum. “Kehadiran rumah RJ ini sayang sangat mendukung sekali,” ucapnya. (Shl)

Sementara itu, Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman mengatakan, launching rumah RJ merupakan bukti kesirusan kita dalam menjalankan pemunuhan hukum di Indonesia.

“Penerapan keadialan restorative merupakan satu konsekuensi logis dari asas ultimum remedium (pidana jalan terakhir),” ucapnya.

Tauhid menambahkan, langkah ini tentu menjadi terobosan hukum yang baik utamanya di Maluku Utara, termasuk di Kota Ternate. Karena itu atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Ternate mengapresiasi dan menyambut baik launching rumah RJ.

“Ini merupakan langkah untuk mengubah paradigma masyarakat bahwa semua perkara tidak harus diselesaikan dengan proses peradilan. Tetapi juga bisa dengan proses perdamaian,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.