Polda Maluku Utara Bakal Tingkatkan Penyidikan Kasus Seorang Korlap

Kabag Wassidik Ditreskrimum Polda Malut AKBP Hengky

TERNATE, MALUTTODAY.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara, terus melakukan penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama baik, yang dilaporakan Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Malut, Ridwan Arsan.

Ridwan melaporkan seorang koordinator Lapangan Front Penggerak Anti Korupsi berinisial ST karena melakukan aksi menyebut nama dan menuduh hal yang menurutnya tidak benar.

Bahkan Ridwan dan ST telah dimintai keterangan penyidik, dan saat ini menjadwalkan pemanggilan terhadap dua orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Direktur Kriminal Umum (DirKrimum) Polda Maluku Utara Kombes Pol Dwi Hindarwana melalui Kabag Wasidik AKBP Hengky Kurniawan ketika dikonfirmasi mengatakan, terkait dengan kasus dugaan pencemaran nama baik, saat ini penyidik sedang melakukan tahap pendalaman, terhadap bukti-bukti.

“Kami kumpulkan alat bukti untuk naik ke tahap penyidikan,” jelas Hengky, Kamis (24/3).

Hengky menegaskan, dalam menagani kasus, penyidik Ditreskrimum anakn menindak lanjuti secara serius, termasuk dugaan pencemaran nama baik, yang sementara ditangani.

“Kalau memang pertanyaan yang bersangkutan (ST) tidak bisa dibuktikan, maka kasus tersebut dihentikan, tetapi kalau memang kasus tersebut terbukti kita naikkan ke penyidikan,” tegasnya.

Perwira dua bunga melati ini bilang, dalam kasus tersebut dikenakan pasal 310 dengan pasal 311 KHUP ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Sekadar diketahui, pelaporan ST dipicu demo yang digelar FPAK, di mana dalam demo tersebut Ridwan Arsan dituding sebagai mafia proyek fiktif. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *