Kebut Kasus Dugaan Korupsi Pekerjaan Swakelola Jalan Nasional, Kejati Malut Periksa 7 Orang Saksi

TERNATE, MALUTTODAY.com – Tim penyelidik, Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi dalam kasus dugaan tindak korupsi paket pekerjaan swakelola fisik jalan nasional di Kota Tidore Kepulauan.

Dari delapan orang yang diperiksa termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KSPD-TP Muhammad Sale dan Kepala Seksi (Kasi) Preservasi BPJN Maluku Utara, Jufri, bendahara kegiatan dan lainnya.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Maluku Utara M. Irwan Datuiding kepada wartawan membenarkan sudah depan orang saksi yang telah dimintai keterangan, mulai dari PPK KSPD-TP dan Bendahara kegiatan tersebut.

“Ada delapan orang saksi, mulai dari PPK, Bendahara dan penyedia-penyedia dalam berhubungan kegiatan sudah dimintai keterangan,” jelas M. Irwan, Senin (07/03).

M. Irwan menambahkan, dalam menangani kasus tersebut tim penyelidik Bidang Pidsus telah turun langsung ke Tidore untuk mengecek proyek tersebut.

“Tim kami sudah pernah ke Tidore, tetapi hasil pantauan akan saya tanyakan lagi ke tim,” akunya.

Dalam mengenai perkara, M. Irwan memastikan tim penyelidik yang tergabung sudah berkompeten, sehingga dalam menangani kasus dugaan korupsi akan secara profesional. “Saya pastikan tim saya serius dalam menangani kasus tersebut,” pungkasnya.

Perlu diketahui, proyek ini melekat pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Tugas Pembantu (SKPD TP). Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Maluku Utara, dengan pagu anggaran Rp 3,1 miliar.

Anggaran proyek tersebut telah dicairkan Rp 2,2 miliar, sedangkan pekerjaan di lokasi belum berjalan. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.