Pengadilan Putuskan Mantan Kadikbud Maluku Utara Bebas Dugaan Kasus Nautika

TERNATE, MALUTTODAY.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Maluku Utara, memutuskan dua terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan kapal Nautika bebas dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati).

Dua terdakwa yang dinyatakan bebas oleh majelis hakim yang dipimpin Ahmad Ukayat adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara, Imran Yakub dan Ketua Pokja I Reza Daeng Barang.

JPU Kejati Maluku Utara menyatakan pikir-pikir terhadap putusan majelis hakim terhadap dua terdakwa.

Sedangkan yang diputuskan terbukti bersalah dengan hukuman adalah Zainudin Hamisi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) delapan tahun penjara dan denda Rp 300 juta dan Ibrahim Ruray selaku kontraktor diputus 6 tahun dan denda Rp 300 juta serta uang pengantin Rp 1 miliar lebih jika tidak dibayar setelah 1 bulan putusan memiliki kekuatan hukum tetap akan diganti, subsider 4 tahun.

Putusan terbukti bersalah dari majelis hakim kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan pikir-pikir.

Imran Yakub dan Reza Daeng Barang melalui kuasa hukumnya Sahidin Malan kepada wartawan mengatakan putusan majelis hakim sudah adil terhadap dua kliennya.

“Putusan sudah adil, mengenai fakta persidangan yang tidak melibatkan klien saya, sesuai fakta-fakta hukum yang ada,” jelas Sahidin, Rabu (16/02).

Sebelumnya, Imran Yakub kepada awak media mengatakan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara sudah bekerja dengan tupoksinya, tetapi mereka bukan malaikat.

“Teman-teman jaksa sudah melaksanakan tugas dengan baik, tapi mereka bukan malaikat,” ucap Imran di kantor PN Ternate.

Imran menambahkan, dirinya telah memaafkan penyidik Kejati Maluku Utara, karena mereka bukan malaikat, yang harus selalu benar.

“Saya sudah maafkan mereka, karena mereka bukan malaikat, begitu juga saya kalau ada salah kita sama-sama memaafkan,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.