Usut Dugaan Korupsi Menara Masjid di Ternate, Konsultan Pengawasan Diperiksa

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY. com – Konsultan pengawas, proyek pembangunan menara Masjid Raya Al-Munawar mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara.

Kedatangan Konsultan atas nama Abdu Ammri itu untuk menghadiri undangan klarifikasi dari tim penyelidik Intelejen Kejari Ternate.

Sesuai pantauan wartwan di Kantor Kejari Ternate, pukul 12:59 WIT Abdu Amri datang menggunakan kameja berwarna cokelat, celana panjang dan menggunakan topi, pukul 14:37 WIT.

Abdu Ammri usai diperiksa kepada wartawan mengatakan dirinya menghadiri panggilan tim penyelidik mengenai masalah menara Mesjid, saat ini tiang pancak masih berada di lokasi.

“Pekerjaan itu belum selesai, tapi sudah di putus kontrak karena terlambat pengiriman barang tiang pancang dari Surabaya,” ucap Abdu. Kamis (06/01).

Abdu menambahkan, pekerjaan tersebut dengan anggaran kontrak itu 2 miliar lebih dari PUPR Provinsi Malut di kerjakan oleh Cipta Karya.

“Itu sesuai kontrak menara Masjid Raya,” katanya.

Sementara Kasi Intel Kejari Ternate Abdullah ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya memanggil konsultan pengawasan dalam kasus tersebut.

“Ada pemeriksaan konsultan pengawasan,” jelasnya.

Abdullah bilang, pihaknya memintai keterangan mengenai progres pekerjaan menara Masjid Raya Al-Munawar Ternate dari awal sampai terjadinya pemutusan kontrak dari PPK ke pihak rekanan.

“Kita tanyakan progres pekerjaan dari awal sampai akhir,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *