Hasil Perhitungan Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi Tembatan Perahu Dikantongi

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY. com – Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi (BPKP) Maluku Utara, telah mengantongi hasil perhitungan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek tambatan perahu di Desa Dagasuli, Loloda Kepulauan, Halmahera Utara.

Kasus tersebut ditangani tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara.

Proyek tambatan perahu dianggarkan tahun anggaran 2016 ini bernilai Rp 1,2 miliar lebih yang melekat di Dinas Perhubungan (Dishub) Halmahera Utara.

Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Maluku Utara, Mohamad Riyanto kepada wartawan mengatakan pihaknya telah melakukan audit Investigatif dan audit perhitungan kerugian negara.

“Sudah selesai keduanya, audit Investigatif selesai pada bulan Juli sudah selesai, sedangkan audit kerugian negara sudah selesai, laporanya sudah siap,” jelas Riyanto. Diruang kerjanya. Kamis (06/01).

Riyanto menambahkan, laporan perhitungan kerugian negara, pihaknya belum menyerahkan kepada Kejari Halmahera Utara. Pihaknya berencana pekan depan akan diserahkan.

“Belum kita serahkan, karena kemarin baru ditandatangani, ada ada acara lainya sehingga belum sempat, karena ada beberapa laporan yang kami kirim, jadi minggu depan kita akan kirim ke kejaksaan,” akunya.

Dalam perhitungan kerugian negara dalam kasus tersebut, dirinya mengakui ada kerugian negara yang ditemukan tim, hanya saja ia belum bisa menyampaikan secara detail berapa kerugian negara.

“Ada kerugian negara, nanti pihak Kejaksaan saja lah,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *