2 Terdakwa Kasus Terbakarnya KM Karya Indah Divonis 10 Bulan Penjara

TERNATE, MALUTTODAY.com – Pengadilan Negeri (PN) Ternate, memutuskan dua terdakwa dalam perkara tindak pidana pelayaran, terbakarnya KM Karya Indah 10 bulan penjara.

Pada peristiwa terbakarnya KM Karya Indah, membuat satu penumpang atas nama Dedy Hidayat (43) dinyatakan hilang hingga saat ini.

PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Ternate, Maluku Utara pun telah membayar santunan pada keluarga Dedy Hidayat, sebagai korban meninggal dunia sebesar Rp 50 juta.

Kedua terdakwa, yakni Mahmuddin La Hudi alias Mudin selaku nahkoda KM Karya Indah dan Imran Ode Mbeli alias Imran sebagai kepala kamar mesin KM Karya Indah dengan nomor perkara 249/Pid.B/2021/PN Tte.

Sidang yang dipimpin langsung oleh ketua Majelis Hakim Achmad Ukayat, dan didampingi dua hakim anggota masing-masing Budi Setiawan dan Rudy Wibowo, dan dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate dan kuasa hukum kedua terdakwa yakni Ahmad Rumasukun dan Julham Djaguna, dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim PN Ternate, Selasa (07/12) kemarin.

Majelis Hakim dalam amar putusan juga menyebut kedua terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

“Karena kesalahan menyebabkan kebakaran, secara bersama-sama,” sebagaimana dakwaan alternatif kedua Jaksa Penuntut Umum.

Kedua terdakwa dijatuhkan dengan pidana penjara masing-masing selama 10 bulan. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani para terdakwa dikurangi seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, dan menetapkan para terdakwa tetap ditahan.

Karena itu, Hakim dengan tegas menetapkan agar para terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp5.000,00 (lima ribu rupiah).

Lewat sidang tuntutan yang sebelumnya digelar, para terdakwa dituntut JPU dengan pidana penjara selama 1 tahun. Atas dasar itu, kedua terdakwa diancam pidana Pasal 188 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan alternatif JPU.

Sekedar diketahui dalam manives tercatat jumlah penumpang sebanyak 181 orang dan 14 ABK. Sementara data hasil evakuasi yang dilakukan Basarnas Ternate terdapat 283 orang penumpang dan 14 ABK.

Jumlah penumpang dengan rincian laki-laki 128 orang, perempuan 97 orang, anak-anak 35 orang, ABK 14 orang. Dan 1 orang yang masih dalam pencarian hingga kini belum ditemukan. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.