Divisi Pas Kemenkumham Maluku Utara Tes Urine Dadakan Seluruh Petugas Rutan Ternate

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY.com – Divisi Pemasyarakatan (Divisi Pas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku Utara melakukan tes urine terhadap puluhan petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Ternate.

Tes dadakan ini dilakukan tanpa sepengetahuan Kepala Rumah Tahanan (Karutan) dan para petugas sipir.

Sekitar pukul 07:00 Wit, Kadiv Pas Kemenkumham Maluku Utara, Teguh Wibowo bersama rombongan mendatangi kantor Rutan Ternate dan langsung mengumpulkan semua petugas dan dilakukan tes urine.

Teguh Wibowo saat dihubungi wartawan membenarkan, pagi ini pihaknya mendatangi Rutan Ternate dan melakukan tes urine petugas, khususnya yang menjalankan tugas dinas malam dan pagi ini.

“Sekitar 30 petugas yang dites urine. Sementara lagi berjalan, salah lagi kontrol. Ini dengan maksud terapi kejut sehingga petugas tetap waspada dalam kondisi sehat dan tidak terkontaminasi dengan narkoba,” jelas Teguh, Jumat (26/11).

Teguh menambahkan, dalam kesempatan tersebut dirinya memberikan arahan kepada seluruh petugas, saat ini menjelang akhir tahun dan biasanya terjadinya keamanan di dalam Rutan dan Lapas.

“Tugas Divisi Pas itu, bimbingan monitor dan pengawasan pengendalian untuk Lapas dan Rutan di Maluku Utara. Terutama yang ada di Kota Ternate terlebih dahulu,” ucapnya.

Apalagi saat ini Rutan Ternate dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate, menjadi primadona di Maluku Utara yang akan menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Makanya dirinya akan memberikan pembinaan yang maksimal dan terkontrol.

“Jika ada petugas yang terlibat narkoba dan terbukti masukan handphone untuk napi, kita akan tindak lanjuti bahkan jika ada tindak pidana. Kita akan serahkan ke pihak kepolisian,” tegasnya.

Teguh bilang selama ini pihaknya bersinergi dengan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Maluku Utara dan Polda Maluku Utara itu cukup baik dan pihaknya terus berkoordinasi. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *