BNNP Malut Tetapkan Oknum Napi Lapas Ternate Sebagai Tersangka

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY. com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara, menetapkan seorang narapidana (napi) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate dalam kasus narkotika.

Oknum napi dengan inisial JA alias Kiki merupakan kasus narkotika ini, merupakan hasil pengembangan dari tersangka inisial US (29) yang merupakan seorang pengamen.

Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Maluku Utara, Kombes Pol Dinnar Widargo melalui Kasie Sidik Iptu Mochamad Rochib, kepada wartawan mengatakan dari hasil pengembangan oknum napi diduga sebagai pengendali peredaran narkotika dari dalam Lapas.

“Dari hasil pemeriksaan dari interogasi terhadap US, ada perkembangan ada rekanya yang mengendalikan dari Lapas, kita kroscek ada nama sesui identitas yang diberikan US, atas izin Kalapas napi itu kita periksa dan ia mengakui,” jelas Rochib di ruang kerjanya, Rabu (29/09).

Rochib menambahkan, kepada penyidik Kiki mengakui mengendalikan US dari Lapas menggunakan handphone, tetapi ia tidak sendiri tetapi dengan rekanya dengan inisil IC yang kini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“IC baru bebas dari Lapas, ia bersama Kiki selama ini di dalam Lapas mengendalikan US, jadi setiap ada orang yang memesan narkoba mereka arahkan US untuk membuang narkoba sesuai arahan,” akunya.

Rochib bilang, ketiga orang ini rupanya kawan lama, tetapi sudah tidak pernah bertemu, komunikasinya selalu menggunakan handphone untuk memberikan arahan.

“Mereka ini teman lama, tidak pernah ketemu, ketemunya dulu-dulu saja, jadi dikasih komando melalui handphone saja, tetapi kita geledah tidak menemukan hanphone di dalam Lapas, katanya sudah hilang,” katanya.

Saat ini surat DPO IC disebar baru sebatas lanjutan ke Polres-Polres jajaran Polda Maluku Utara dan pekan depan pihaknya akan menyebarkan selebaran DPO.

“DPO ini mantan napi kasus narkoba, pekan depan selebaran DPO kita sebarkan,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Ternate, Maman ketika dihubungi wartawan belum merespon hingga berita ini dipublis.

Sekedar diketahui, saat penyidik BNNP Maluku Utara, melakukan penggerebekan di kamar kos tersangka US, ditemukan 6 plastik narkotika jenis sabu (methamfetamin) seberat 3,73 gram dan ganja seberat 1,360,52 kilogram. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *