Ditpolairud Polda Malut Limpahkan Berkas II Pengusaha Tambang Emas Ilegal Ke JPU

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY. com – Direktorat Polisi dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara, limpahkan berkas tahap satu ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) atas kasus dugaan kepemilikan zat terlarang di tambang rakyat ilegal di Kabupaten Halmahera Selatan.

Dua orang pengusaha tambang rakyat ilegal di Halmahera Selatan dengan inisial W dan rekannya seorang perempuan berinisial yang diringkus pada bulan Agustus lalu.

Saat diringkus, kedua tersangka diamankan dengan barang bukti zat keras tanpa izin dengan empat campuran seberat 50 kilogram.

Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol R. Djarod Agung Riadi kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah limpahkan tahap satu ke Jaksa kasus kepemilikan zat terlarang tersebut.

“Kami sudah tahap satu, mudah-mudahan tidak ada P19 karena kemarin kita masih ada kekurangan hasil labfor aja muda-mudahan itu sudah dilengkapi syukur syukur P21 langsung dan tidak berlarut-larut,” ucap R. Djarod, Rabu (15/9/2021).

Djarod menambahkan, dalam kasus tersebut baru memiliki dua tersangka, sementara hasil penyelidikan pihaknya belum ditemukan tersangka lain.

“Tersangka masih dua orang, karena kedua tersangka berperan sebagai pemain juga di tambang dan juga sebagai distributor,” katanya.

Djarod bilang, kedua tersangka dikenakan tentang undang-undang lingkungan hidup, terancam paling lama 15 tahun penjara dan denda paling sedikit 5 milar. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *