Sempat Terhenti Karena Cuaca Buruk, 180 Penumpang KM Simba 1 Berhasil Dievakuasi

  • Whatsapp

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas bersama potensi SAR berhasil mengevakuasi 180 penumpang kapal motor Simba 1, yang mengalami patah kemudi di perairan Mangoli, Kepulauan Sula, Maluku Utara pada Rabu (8/9) kemarin.

Berdasarkan laporan awal, jumlah penumpang 100 orang. Namun jumlah ini bertambah 293 orang, setelah tim SAR gabungan tiba di lokasi dan melakukan evakuasi serta pendataan.

Tim SAR tiba di lokasi KM Simba 1, pukul 13.30 Wit, menggunakan KM Barcelona, langsung melaksanakan proses evakuasi para penumpang. Namun upaya evakuasi KM Barcelona sulit dilakukan dikarenakan gelombang tinggi.

Kepala Basarnas Ternate, Muhamad Arafah mengatakan proses evakuasi pun dilakukan dengan menggunakan life craf dan berhasil dievakuasi 180 orang dalam keadaan selamat. Evakuasi yang dilakukan dari siang hari akhirnya dihentikan sementara pada pukul 19.30 Wit, karena cuaca yang semakin memburuk. Selanjutnya KM Barcelona kembali ke pelabuhan Sanana.

“Pukul 02.05 Wit, KM Barcelona telah sandar di pelabuhan Sanana membawa 180 penumpang yamg telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam keadaan selamat. Selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing,” kata Arafah, di kantor SAR Ternate, Kamis(9/9).

Arafah menyampaikan pada pukul 09.30 Wit, direncanakan proses evakuasi sisa penumpang dan kapal KM Simba 1 menggunakan KM Permata Obi.

“Kita mendapatkan informasi telah dari Capt KRI Albakora 867 bahwa KRI sedang dalam perjalanan menuju LKP untuk bergabung dengan tim SAR gabungan untuk melakukan bantuan Operasi SAR,” ujar Arafah.

Dari laporan tim SAR gabungan bahwa posisi KM Simba 1 berada di koordinat dengan jarak 64,63 NM radian 49,7 ° dengan kondisi patah kemudi. Adapun jumlah POB yang masih berada di KM simba 1 berjumlah 113 orang terdiri dari 100 penumpang, terdiri 77 Laki-laki, 23 perempuan dan 13 ABK. (Dickhy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *