Rutan Ternate Geledah Kamar Napi yang Tipu IRT Hingga Capai Ratusan Juta

TERNATE, MALUTTODAY. com – NT narapidana rumah tahanan kelas IIB Ternate, mengaku sebagai anggota Badan Intelejen Indonesia (BIN) dan berhasil menipu seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) mencapai ratusan juta rupiah.

Pada korban, pelaku mengaku anggota BIN yang bertugas di perusahaan PT NHM sebagai petugas co-pilot.

Demi memuluskan aksinya, pelaku juga mengaku memiliki usaha peleburan emas.

Korban dengan inisial RT (40) akhirnya terpedaya dan meminjamkan sejumlah uang. Dan itu dilakukan dalam beberapa kali yang ditranfer melalui rekening orang kepercayaan NT.

RT telah mengirim uang tersebut beberapa kali. Ia mengirim mulai 9 Juli sebanyak Rp 50 juta, 19 juli Rp 50 juta dan Agustus sebanyak Rp 70 juta.

Merasa tertipu, korban pun langsung melaporkan ke Polres Ternate dan saat ini penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ternate, melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Mendengar informasi tersebut, Rutan Kelas IIB Ternate langsung melakukan penggeledahan kamar napi termasuk kamari NT untuk mencari handphone yang digunakan.

“Kita langsung melakukan penggeledahan di seluruh kamar hunian termasuk di kamar yang ada NT,” ucap Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Ternate. Sujatmiko, Kamis (02/09).

Sujatmiko menambahkan pihaknya juga mengadakan pemeriksaan kepada NT dan langsung dipindahkan ke kamar straffsell.

“Dari hasil pemeriksaan kepada NT mengakui telah meminta transfer kepada seorang perempuan yang diakui sebagai kekasihnya dalam rangka hutang piutang,” katanya.

Sujatmiko bilang, tak hanya itu NT juga mengaku rekeningnya mendapatkan transfer dari seseorang karena dianggap sebagai urusan bisnis, serta menarik semua rekening secara cash dan menyerahkan semuanya kepada seseorang atas petunjuk NT.

“Kami bekerja sama dan menfasilitasi penyidik Polres Ternate yang akan mengadakan pemeriksaan terhadap NT, pada hari Sabtu mendatang,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.