Kejati Maluku Utara Kembali Periksa Tersangka Dugaan Korupsi Kapal Nautika

TERNATE, MALUTTODAY. com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali melakukan pemeriksaan terhadap kasus dugaan korupsi kapal Nautika dan Alat Simulator pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara tahun 2019 senilai Rp 7,8 miliar.

Kali ini tersangka yang diperiksa, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan inisial ZH. Ia diperiksa pukul 13:00-15.55 Wit, dan langsung naik ke mobil tahanan kejaksaan untuk dibawa ke Rutan Kelas IIB Ternate.

AZ usai menjalani pemeriksaan, dan ditemui awak media mengatakan ia diperiksa mengenai pencairan anggaran, pencairan 100 persen, dalam jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Imam Makhdy Hassan.

“Pencairan 100 persen itu, dalam jabatan beliau (Imam Makhdy Hassan) yang jadi Kadis,” jelas AZ.

AZ bilang, anggaran pengadaan pengadaan kapal Nautika dan Alat Simulator yang dianggarakan tahun 2019 tetapi pencairan di tahun 2020.

“Dimasa beliau menjabat Kadis, pencairan sebanyak 30 persen,” ucap dan mengakhiri dan langsung naik ke mobil tahanan.

Terpisah kasih penkum Kejati Maluku Utara Richard Sinaga kepada wartawan membenarkan pemyidik melakukan pemeriksaan AZ untuk dimintai keterangan tambahan.

“Iya benar kehadirannya, penyidik meminta keterangan tambahan, yang diminta penyidik dari dia (AZ),” jelasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.