Diperiksa Jaksa, Kepala Inspektorat Akui Ada Kerugian Negara Dalam Kasus Perusda Ternate

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kejaksaan Tinggi Kejati Maluku Utara mulai memeriksa sejumlah pihak, terkait kasus dugaan korupsi penempatan dana investasi pada Perusahaan Daerah (Perusda) PT Bahari Berkesan Kota Ternate, Tahun 2016, 2017 dan 2018, sebesar Rp 25 miliar lebih.

Kepala Inspektorat Kota Ternate Rohani Panjab Mahli, mengakui ada temuan kerugian negara dalam kasus yang ditangani Kejati Maluku Utara.

“Inspektorat pernah lihat perusda, yang jelas keterangan yang kita kasih ke jaksa sesuai yang kita lihat, yang jelas kerugiaanya memang ada,” jelas Rohani kepada wartawan usai diperiksa, Kamis (12/08).

Rohani menambahkan, hanya saja dirinya tidak bisa menyebutkan berapa banyak kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi yang sementara ditangani Kejati.

“Yang jelas ada, saya tidak bisa buka, saya dimintai keterangan karena pernah turun juga ke Perusda,” akunya dan mengakhiri.

Terpisah, Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Richard Sinaga kepada wartawan membenarkan hari ini pihaknya mengagendakan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi.

“Sesuai agenda tiga orang yang akan dimintai keterangan, dan ketiganya hadir hari ini,” jelasnya.

Richard menambahkan, ketiga orang saksi yang dipanggil mulai dari pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Ternate dan pihak lain yang dianggap ada korelasinya dalam permasalahan Perusda.

“Selanjutnya kita agendakan selamjutnya, terkait siapa yang kita lakukan pemanggilan,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.