Covid-19 Belum Mereda, Napi di Lapas dan Rutan di Maluku Utara Kembali Dapatkan Asimilasi

TERNATE, MALUTTODAY.com – Belum ada tanda-tanda meredanya pandemi covid-19, Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Maluku Utara, memperpanjang pemberian asimilasi di rumah terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana (napi).

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kemenkumham Maluku Utara, Teguh Wibowo kepada wartawan mengatakan langkah ini untuk menyikapi belum ada tanda-tanda meredanya pandemi covid-19, napi di Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) akan mendapatkan asimilasi.

Bacaan Lainnya

“Ini dalam rangka perlindungan WBP/tahanan dari resiko terkena penularan covid-19 untuk kedua kalinya, pemerintah memperpanjang pemberian asimilasi rumah untuk WBP, yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Hukum dan HAM No 24 Tahun 2021. Peraturan ini juga akan diberlakukan di Lapas dan Rutan di seluruh Maluku Utara,” jelas Teguh, Kamis (01/06/2021).

Teguh menambahkan, adapun secara singkat Permenkumham tersebut tidak terlalu jauh berbeda dengan Permenkumham sebelumnya, dimana ada pengecualian WBP yang tidak bisa mendapatkan asimilasi rumah antara lain kasus perampokan, perlindungan anak/kesusilaan, Tipikor, ilegal loging, perdagangan manusia serta kasus narkotika dengan hukuman 5 tahun keatas.

“Asimilasi rumah diberikan kepada WBP yang telah menjalani 1/2 masa pidananya dan 2/3 masa pidana sebelum tanggal 31 Desember 2021,” akunya.

Teguh bilang, untuk pelaksanaan di UPT Pemasyarakatan, WBP tinggal melengkapi persyaratan administrasi berupa jaminan dari keluarga yang diketahui Lurah atau Kades.

“Persyaratan substantif yang harus dipenuhi adalah WBP tidak pernah melakukan pelanggaran antara lain kepemilikan hp, narkoba serta melanggar aturan lainnya. Yang perlu kami sampaikan bahwa pemberian asimilasi rumah tidak dipungut bayaran apapun. Saya akan bertindak keras apabila pelaksanaan di lapangan dijumpai adanya pungli dan pelanggaran lainnya,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.