Kejati Malut Tahan Empat Tersangka Pengadaan Kapal Nautika

TERNATE, MALUTTODAY.com – Tim Penyidik tindak pidana korupsi (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, resmi menahan empat tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Empat tersangka diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal penangkap ikan dan alat simulasi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara (Malut) tahun 2019 senilai Rp 7,8 miliar.

Bacaan Lainnya

Keempat tersangka dengan inisial IY selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), ZH Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), RZ selaku ketua Pokja dan IR selaku rekanan/pelaksana pekerjaan.

Dalam kasus tersebut, sesuai hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara oleh BPKP Maluku Utara, kerugian negara mencapai Rp 4,7 miliar.

Sebelum dilakukan penahanan, keempat tersangka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, saat dilakukan penahanan saat digiring ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Ternate, menggunakan mobil tahanan dan mereka dikenakan baju tahanan Pidsus Kejati Maluku Utara.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Erryl Prima Putera Agoes dalam konfrensi persnya mengatakan penahanan empat tersangka ini akan dilakukan terhitung hari ini hingga 13 Juli 2021 mendatang.

“Kita tahan keempat tersangka selama 20 hari kedepan,” jelas Erryl didampingi Aspidsus Kejati Maluku Utara, M. Irwan Datuiding kepada awak media.

Erryl menambahkan, setelah dilakukan penahanan dirinya meminta tim untuk secepatnya menyiapkan berkas untuk dilimpahkan ke pengadilan.

“Saya minta dua minggu, berkasnya dilimpahkan ke pengadilan, paling cepat minggu ini,” tegasnya.

Terpisah, Aspidsus Kejati Maluku Utara, M. Irwan Datuiding, tersangka dijerat dengan pasal 2 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.