Tungku Smelter PT IWIP Meledak, Kapolres: Dugaan Sementara Kelebihan Muatan

  • Whatsapp

HALTENG, MALUTTODAY.com – Kapolres Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), AKBP Nico Setiawan mengatakan penyebab meledaknya tungku di smelter milik PT Indonesia Weda Industrial Park (IWIP), akibat kelebihan muatan batu bara dalam tungku.

“Diduga adanya kelebihan muatan dari batu bara yang ada di dalam tungku. Sehingga menyebabkan percikan api yang sangat besar, yang mengakibatkan kebakaran. Namun demikian juga ada dugaan lain, bahwa adanya kondisi tidak stabil yang ada dalam tungku,” kata Nico, Rabu (16/06/2021).

Bacaan Lainnya

Lanjut Nico, untuk lebih memastikan penyebab meledaknya tungku. Polres Halmahera Tengah langsung turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyurat ke tim laboratorium forensik di Makassar.

Tambah Nico, pihaknya juga akan meminta keterangan ahli terkait dengan penyebab meledaknya tungku smelter.

“Saat ini Polres Halmahera Tengah melalui Kasatreskrim, sedang mendata saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Yang sudah pasti kami akan meminta keterangan manager safety perusahaan, kemudian pihak rumah sakit perusahaan dan saksi-saksi yang melihat langsung atau terdampak langsung dari peristiwa tersebut,” tegasnya.

Kapolres Halteng, AKBP Nico Setiawan

Data sementara korban akibat peristiwa ini sebanyak 20 orang. Sebanyak 14 orang mengalami luka ringan. Sedangkan 6  orang lainnya mengalami luka sedang dan berat di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasan Boesoirie Ternate.

“Saat ini dalam perawatan 6 korban. 3 orang dari warga negara asing. Sedangkan 3 lainnya warga negara Indonesia. Dari 6 ini, 3 mengalami luka berat dan rencananya akan diberangkatkan ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

Korban luka yang dirawat di RSUD dr Chasan Boesoirie Ternate

Perlu diketahui, tungku nomor 1 smelter A milik PT IWIP di Desa Lelilef, Kabupaten Halmahera Tengah meledak pada pukul 06.30 Wit, Selasa (15/06/2021), saat pekerja melakukan aktivitas di area tungku tersebut.

Dari video amatir yang beredar, sejumlah pekerja terlihat terjebak disekitar tungku yang terbakar. Kemudian dalam video yang sama para pekerja lainnya yang berada dibawah mengingatkan rekannya yang berada didekat tungku untuk segera turun. Sementara kobaran api semakin membesar. (gus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *