Disepakati, Tidak ada Ela-Ela di Kota Ternate

TERNATE, MALUTTODAY.com – Sudah menjadi tradisi di Kota Ternate, Maluku Utara dalam menyambut malam lailatul qadar pada malam 26 Ramadhan disemarakan dengan Ela-Ela atau pawai obor. Namun, pada tahun ini penyelenggaraan Ela-Ela dilarang.

Ela-Ela pada Ramadan 1442 Hijriah atau 2021 masehi dilarang dengan tujuan untuk mencegah tidak terjadinya kerumunan dan antisipasi penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

Larangan pawai obor ini disampaikan dalam rapat bersama antara Pemerintah kota Ternate, Polres Ternate dan Kodim 1501 Ternate yang berlangsung di ruang rapat kantor Polres Ternate, Senin (3/4/2021).

“Tadi sudah kita sepakati bersama, nanti di malam lailatul qadar masyarakat di Kota Ternate dilarang untuk melakukan pawai obor atau lampu lampion di jalan yang menimbulkan kerumunan banyak orang,” jelas Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada kepada wartawan di ruang kerjanya.

Aditnya menambahkan, larangan ini bertujuan untuk keselamatan bersama, untuk tidak menimbulkan kerumunan, jika masyarakat masih saja melakukan pihaknya akan melakukan penindakkan dengan cara membubarkan.

“Kita tetap melaksanakan penindakkan berdasarkan aturan yang sudah kami sepakati bersama,” katanya.

Aditya bilang, anggota akan terus melakukan patroli karena bukan hanya larangan pawai obor tetapi semua tempat di Kota Ternate, jika dalam pelaksanaan patroli anggota temukan kerumunan, anggota melakukan imbauan kepada masyarakat agar kurangi kerumunan.

“Yang jelas kita akan terus memantau, jelang jelang hari raya idul fitri 1442 Hijriah tahun 2021 ini jika terjadi kerumunan tetap dibubarkan,” tegasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.