Alami Mati Mesin, Kapal Ikan Terombang-ambing di Laut Selama 8 Jam

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY.com — Kapal ikan DKP DD mengalami mati mesin diantara pulau Kayoa dan pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Jumat (19/2) kemarin. Akibatnya, kapal beserta ABK terobang-ambing selama delapan jam di lautan tanpa penerangan.

Menurut Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah pihaknya mendapat laporan dari salah satu anggota Polair Polda Malut, bahwa kapal ikan DKP DD mengalami mati mesin di perairan antara pulau Kayoa dan pulau Makian.

Bacaan Lainnya

Lanjut Arafah, Kapal DKP DD ini bertolak dari Kayoa Gafi dan rencananya akan menuju ke pelabuhan perikanan Ternate. Dalam Perjalanan, pada pukul 18.30 Wit, kapal mengalami mati mesin.

KN SAR Pandudewanata, kata Arafah, tiba di lokasi langsung melakukan pencarian. Pukul 01.02 Wit, KN SAR 237 Pandudewanata  berhasil menemukan kapal korban pada  kurang lebih 9 NM arah tenggara  dari LKP. Seluruh ABK, sebanyak 6 orang dalam keadaan selamat.

“Saat ditemukan kapal ikan DKP DD sedang terombang-ambing di atas laut dan tanpa penerangan (lampu), serta mesin kapal mati total. Selanjutnya, KN SAR 237 Pandudewanata membantu proses perbaikan mesin kapal korban,” jelas Arafah, Sabtu (20/2/2020).

Tambah Arafah, pukul 02.10 Wit, mesin kapal korban sudah dapat kembali hidup, namun masih belum normal. Selanjutnya, kapal korban bergerak menuju ke Ternate dengan kecepatan 5-6 knots didampingi KN SAR 237 Pandudewanata. Cuaca yang kurang bersahabat membuat proses evakuasi sempat terhambat.

“Pukul 09.25 Wit, KN SAR 237 Pandudewanata tiba di pelabuhan perikanan Kota Ternate bersama kapal korban dan dipastikan kapal DKP DD sudah sandar di pelabuhan perikanan Kota Ternate dan ke 6 orang ABK dalam keadaan sehat dan selamat dan selanjutnya diserahkan ke keluarga korban,” ujarnya.

DATA KORBAN

1. Musda Hi Mudar / 27 thn / (Capten)

2. Yainn Hi Husein / 46 thn

3. Rukli / 40 Thn

4. Najib / 62 Thn

5. Irwan Dompi / 42 Thn

6. A. Hamanan / 60 Thn

——

(gus/redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *