Longboat Muatan Ikan Dengan 2 Penumpang Hilang Kontak Ditemukan Selamat

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY.com – Tim SAR gabungan berhasil temukan longboat dengan dua penumpang yang hilang kontak saat bertolak dari Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara menuju Pulau Buru, Maluku.

Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah dalam keterangannya mengatakan menerima laporan dari Kasat Polair Pulau Sanana, bahwa longboat dengan POB lost contact di perairan antara Pulau Sanana dan Pulau Buru.

Bacaan Lainnya

Kronologis kejadian menurut Arafah, pada 14 Februari 2021 pukul 23.00 Wit, korban berangkat dari Desa Bajo Kecamatan Sanana, Maluku Utara menuju ke Kecamatan Waplau Namlea, Provinsi Maluku dengan menggunakan longboat warna kuning, mesin 40 PK dengan muatan 500 kilogram ikan.

Perkiraan waktu tiba di Kecamatan Waplau Namlea pagi atau paling lambat siang hari. Namun sampai berita ini dilaporkan, korban belum sampai ditujuan dan nomor handphone korban tidak aktif. Sehingga keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polairud dan diteruskan ke Basarnas.

“Upaya pencarian telah dilakukan dengan menggunakan speed boat mulai pukul 15.30 Wit hingga malam hari dengan hasil masih nihil,” jelas Arafah.

Lanjut Arafah, pukul 16.55 Wit pihaknya berkoordinasi dengan Kasat Polairud Sanana. Koordinasi juga dilakukan dengan keluarga korban pukul 18.24 Wit.

Kemudian, berkoordinasi dengan KUPP Sanana, pukul 81.05 Wit, Kepala Basarnas Ternate juga berkoordinasi dengan Kepala Basarnas Ambon terkait pengecekan terhadap 2 orang korban yang hilang dengan hasil nihil.

Pada pukul 19.27 Wit, Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah berkoordinasi dengan Danpos AL Sanana, Lettu Jarwo meminta bantuan monitoring di perairan Pulau Sanana, jika ada yang mengetahui keberadaan korban untuk segera menginfokan.

“Koordinasi juga dilakukan dengan pegawai MDPI serta Kapolsek Waplau, Namlea dan didapat informasi dari PT Harta Samudera Waplau (perusahaan penerima ikan dari korban) bahwa korban memang belum sampai di Kecamatan Waplau, Namlea,” katanya.

Sementara tim rescue Basarnas Ternate juga telah dipersiapkan dan direncanakan akan diberangkatkan pada Selasa 16 Februari 2021 untuk melakukan operasi pencarian.

Pukul 21.42 Wit, kata Arafah, Basarnas Ternate terima informasi dari Danpos AL Sanana, Lettu Jarwo bahwa korban telah ditemukan oleh Kapal KM Harapan Bersama 77 di kurang lebih 20 nautical mile (NM) arah tenggara pelabuhan Sanana dan dilakukan penarikan menuju pelabuhan Sanana. Korban dalam keadaan selamat.

Kemudian, pada 16 Feb 2021 pukul  02.00 Wit, Kapal KM Harapan Bersama 77 tiba di pelabuhan Sanana bersama 2 orang korban, yakni Abdulah dan Jamal, selanjutnya dievakuasi dan diserahkan ke keluarga korban.

“Dengan telah ditemukannya korban, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing dengan kesimpulan dua orang korban ditemukan dalam keadaan selamat. Selanjutnya operasi SAR ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” tandasnya. (gus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *