Imbas Pandemi, Penerbitan Paspor di Imigrasi Tobelo Menurun

  • Whatsapp
Kepala Kantor Imigrasi Kelas IIB Non TPI Tobelo, Agung Pramono

TERNATE, MALUTTODAY.com – Di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020, pelayanan Keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo, mengalami penurunan, khususnya penerbitan dokumen perjalanan Republik Indonesia (DPRI/paspor).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas IIB Non TPI Tobelo, Agung Pramono melalui rilis yang diterima media ini mengatakan, menurunnya pelayanan penerbitan paspor disebabkan pandemi Covid-19 seiring dengan adanya beberapa kebijakan pembatasan lalu lintas orang secara domestik dan internasional.

Bacaan Lainnya

banner 1280960

banner 750449

“Imigrasi Tobelo tetap berupaya memberikan pelayanan Keimigrasian kepada masyarakat, yaitu dalam hal pemberian paspor berupa pelayanan paspor simpatik yang dilaksanakan secara rutin tiap bulannya di hari Sabtu atau minggu,” ucap Agung, Rabu (30/12/2020).

Agung menambahkan, pihaknya juga melakukan pelayanan eazy paspor sebagai suatu bentuk pelayanan pemberian paspor kepada masyarakat. Pelayanan ini dilaksanakan di luar kantor Imigrasi Tobelo.

“Dalam hal capaian serapan anggaran, Imigrasi Tobelo telah melaksanakan target capaian kinerja penyerapan anggaran sebesar 99 persen dari pagu yang telah ditentukan,” akunya.

Agung bilang, untuk pelayanan Keimigrasian kepada warga negara Indonesia tahun 2020, untuk penerbitan paspor 48 halaman sebanyak 459.

“Sedangkan warga negara asing (WNA), yaitu penerbitan dan perpanjangan izin tinggal terbatas sebanyak 2.564. Pemberian izin tinggal kunjungan 245. Perpanjangan VKSK/VOA sebanyak 444,” jelasnya.

Selama tahun 2020, kata Agung, pihaknya telah dilaksanakan pelayanan eazy paspor sebanyak empat kali. Di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) dua kali dan dua kali di Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Semntara untuk pengawasan keimigrasian, Imigrasi Tobelo telah melaksanakan koordinasi antar instansi dalam bentuk Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), yang ditelah dibentuk, yaitu di Kabupaten Halut dan Haltim yang ditindaklanjuti dengan adanya kegiatan operasi gabungan.

“Untuk peningkatan pelayanan Imigrasi Tobelo membuat aplikasi WhatsApp Gateway, dimana masyarakat dapat menanyakan mengenai pelayanan Keimigrasian melalui aplikasi tersebut. Kedepannya Imigrasi Tobelo akan terus berupaya menciptakan inovasi unggulan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *