Kasus Pembangunan Air Bugis di Kepsul, Polisi Menunggu Hasil Dari BPKP

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) bersama tim ahli telah melakukan pengecekan pembangunan rehabilitasi jembatan Air Bugis di Desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan, Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara (Malut).

Informasi yang dihimpun, kasus ini diduga melibatkan Irwan Hongarta yang merupakan Kakak Ipar Bupati Kabupaten Kepsul, Hendrata Thes. Kasus ini kini sudah resmi naik status dari penyelidikan ke penyidikan.

Bacaan Lainnya

banner 1280960

banner 750449

Pekerjaan proyek rehabilitasi jembatan air bugis dilakukan oleh PT Kristi Jaya Abadi dengan nilai kontrak Rp 4,2 miliar lebih. Hanya saja setelah dikerjakan jembatan tersebut tidak dapat digunakan lantaran kondisinya nyaris ambruk.

Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes (Pol) Alfis Suhaili kepada wartawan mengatakan, penyidik Ditreskrimsus bersama tim ahli sudah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada awal November 2020 lalu, tim mengecek langsung secara kondisi jembatan air bugis.

“Tim sudah mengecek kondisi jembatan, saat ini sedang menunggu penghitungan dari ahli termasuk dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kalau sudah dapat hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan kami untuk kelengkapan berkas perkara,” jelas Alfis, di Mapolda, Kamis (26/11/2020).

Alfis menambahkan, jembatan air Bugis saat ini tidak bisa lagi untuk digunakan, jika hasil dari BPKP, diakhir tahun ini, pihaknya bakal gunakan untuk menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

“Jika semua sudah terkumpul, kita lakukan gelar baru tentukan siapa tersangkanya,” tutupnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *