Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi Polres Ternate Ditangkap BNNP Malut

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut), menangkap oknum anggota Kepolisian Resort (Polres) Ternate berpangkat Aipda, berinisial MRK (42) alias Rizal.

Ia ditangkap petugas rumahnya Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara, Selasa 20 Oktober 2020 lalu, karena diduga terlibat dalam jaringan narkoba.

Bacaan Lainnya

banner 1280960

banner 750449

“Di tangan tersangka, kita menemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik zipper narkotika jenis sabu seberat 9,03 gram dan 1 unit telepon genggam merk Oppo hitam, 1 korek api gas dan 1 alat hisap sabu,” jelas Kepala BNNP Malut, Kombes Pol Roy Hardi Siahaaan dalam konferensi pers, Selasa (24/11/2020).

Roy menambahkan, disaat pengembangan pihaknya berhasil mengamankan rekannya dengan inisial AK alias Ono (52) di Kelurahan Bastiong Karance, Ternate Selatan.

“Ditangan Ono ditemukan, barang bukti 1 plastik ziper kecil seberat 2.86 gram yang diduga narkotika jenis sabu,” jelasnya, sembari menegaskan kedua tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan acaman 5 tahun hingga 20 tahun penjara.

Kedua tersangka ditangkap berdasarkan pengembangan kasus dari tersangka oknum anggota polisi lainnya berpangkat Bripka, berinisial HA yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Roy bilang, untuk tersangka lainnya dengan inisial MA (29), ditangkap di lingkungan Akeboca RT 11/ RW 05, Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Utara Kota Ternate, Kamis (22/11/2020) lalu.

Tersangka menerima SMS dari Bolang yang dikenal sebelumnya melalui media sosial. Selanjutnya meminta tersangka untuk mengambil resi pengambilan barang di JNE.

Setibanya di JNE pukul 12:30 Wit dan mengantri untuk mengambil paket. Usai mengambil paket pada pukul 13:30 Wit, tersangka setelah keluar dari kantor JNE, petugas BNN langsung menyergap tersangka di pinggir jalan.

Roy menambahkan, setelah dilakukan penyidikan, menurut tersangka, Bolang adalah salah satu warga binaan di Lapas Kelas II A Ternate, namun setelah dilakukan klarifikasi ke pihak Lapas oleh penyidik BNNP Malut, tak ada warga binaan yang bernama Bolang.

“Untuk barang bukti (BB) yang diamankan satu bungkus paket narkotika jenis ganja seberat 3 kilogram dan 2 plastik sabu seberat 2,19 gram dan 1 telepon genggam Samsung Duos warna hitam, 1 celana pendek warna hitam, 1 celana panjang warna abu-abu, 1 celana pendek warna abu-abu, 1 crop top corak bunga-bunga, 1 celana pendek warna hitam dan 1 kaos warna hitam,” akunya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dikenai pasal 111 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) Undang -undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *