Dugaan Korupsi Kegiatan Haornas 2018 Mulai Ada Titik Terang

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2018 yang ditangani Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai mendapat titik terang.

Bagaimana tidak, kasus tersebut sudah ditingkatkan tim penyidik tindak pidana korupsi Kejari Ternate yang disepakati melalui gelar perkara.

Bacaan Lainnya

Kasi Pidsus Kejari Ternate, Fajar Hidayat kepada awak media mengatakan, peningkatan kasus dugaan Haornas itu sudah ditingkatkan dari status penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Kami tingkatkan kasus, kepenyidikan itu pekan kemarin,” jelas Fajar, Kamis (05/11/2020).

Fajar menambahkan, peningkatan kasus tersebut diputuskan dalam gelar perkara tim yang didukung dengan bukti-bukti yang ada. “Kami berdasarkan bukti yang ada,” tegasnya.

Fajar bilang, setelah ditingkatkan status dalam kasus ini, semua pihak yang terlibat akan kembali dipanggil untuk dimintai keterangan. “Yang terkait akan kita panggil lagi, dalam kasus ini,” cetusnya.

Disentil dengan mantan Sekretaris Kota Ternate, M. Tauhid Soleman apakah akan dilakukan panggilan atau tidak, Fajar mengaku yang bersangkutan dimintai keterangan setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selesai.

“Kita pending dulu karena konstalasi politik. Tetapi untuk saksi yang lain akan tetap kita panggil,” katanya.

Perlu diketahui, dalam kasus dugaan korupsi anggaran Haornas 2018 di Kota Ternate sendiri, sebelumnya tim penyidik Kejari Ternate telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi baik ditingkat Kemenpora-RI maupun di Kota Ternate.

Pemeriksaan Kemenpora sendiri karena kasus tersebut dianggarkan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 2,5 miliar maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Ternate senilai Rp 2,8 miliar. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *