Kemenparekraf Serahkan Bantuan Untuk Pekerja Pariwisata di Maluku Utara

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyalurkan bantuan sembako dan makanan siap saji kepada kepada pelaku usaha, seperti karyawan dan hotel serta para UKM di sektor pariwisata di Provinsi Maluku Utara.

Kurang lebih 3.607 paket yang nantinya akan didistribusikan di 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara.

Kasubdit Infrastruktur Digital Ekonomi Kreatif, Kemenpar, Fahmy Akmal mengatakan untuk program ini adalah inisiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif, untuk sedikit membantu meringankan beban teman-teman tenaga kerja di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Maluku Utara.

“Pada hari ini mungkin nanti secara simbolis akan kita serahkan paket bantuan bahan pokok dan lauk siap saji sebanyak 3.607 paket untuk didistribusikan ke seluruh Provinsi Maluku Utara,” ujar Fahmy.

Setelah dilakukan penyerahan bantuan ini, ujar Fahmy, Kementerian Pariwisata berharap bantuan ini bisa didistribusikan sesegera mungkin mengingat memang teman-teman dari tenaga kerja Parekraf ini sangat membutuhkan.

“Mudah-mudahan jalinan silaturahmi kita bisa terus berlanjut dan program ini bisa menjadi amal ibadah bagi kita semua, kami berharap bantuan ini bisa tersampaikan kepada yang berhak dan telah terdaftar sebelumnya para penerima itu yang terdata mereka-mereka yang terdapat di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif itu yang kita prioritaskan sesuai dengan apa yang kita punya dan kita miliki,” jelasnya.

Sementara itu, Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir mengatakan dalam rangka penyerahan bantuan beras siap saji dan ini merupakan bagian dari upaya untuk penyelamatan dalam rangka jaring pengaman sosial yang kita tahu bersama bahwa pariwisata adalah salah satu sektor yang terpukul dengan kondisi covid 19. Dimana kita yang biasanya selalu ramai kemudian banyak tamu dan dari aktivitas itulah kemudian menopang perekonomian daerah dan negara.

“Karena ada pembatasan pembatasan maka tentu saja sektor pariwisata ini menjadi sektor yang memang terpukul setelah dilakukan pendataan oleh dinas pariwisata ada 5 ribuan orang pekerja pariwisata yang memang betul-betul terdampak yang kondisi tersebut, Alhamdulillah kemarin dari Dinas Pariwisata telah melaksanakan refocusing kegiatannya dan membantu lebih dari 1.000 dan kemudian hari ini lebih dari 3 ribu seperti laporan dari Kemenraf sekitar 600-an ya,” terangnya. (dickhy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *