Aksi Tolak Bajaj Masuk Tidore

Pemasangan spanduk penolakan Bajaj oleh pengemudi Bentor

TIDORE,MALUTTODAY.com – Para pengemudi bentor dan ojek di Kota Tidore Kepulauan melakukan aksi unjuk rasa menolak kehadiran Bajaj yang didatangakan oleh Kepala UPT Pelabuhan Rum, Nurmala Ismail, dengan membagi selebaran dan memasang spanduk penolakan di. Rabu (8/42020).

Aksi tersebut berlangsung di depan kantor UPT Pelabuhan Rum Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan, para pengemudi Bentor berharap dengan adanya aksi pembagian selebaran dan pemasangan spanduk penolakan yang mereka lakukan bisa membuat pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan bisa mengakomodir aspirasinya.

Arfan B folasimo dalam aksi tersebut mengatakan, telah menyampaikan keluhan kami kepada kepala UPT Pelabuhan Rum namun oleh Nurmala Ismail menanggapi dengan angkuh.

“Dia bilang biar ngoni tolak lagi satu dua minggu ini 10 unit bajaj akan datang. ini menunjukkan bahwa ibu Nurmala seakan akan tidak ambil pusing dengan keluhan kami malah menjunjung tinggi usaha pribadinya,” tegas Arfan.

Menurutnya, jika dalam jangka satu dua minggu ini 10 unit bajaj itu datang dan mendapatkan ijin trayek maka berpengaruh terhadap pendapatan bentor dan ojek, Arfan bahkan menyebut kedatangan bajaj ini jutru lebih berbahaya dari corona.

“Bisa dipastikan kedatangan 10 unit bajaj tersebut lebih berbahaya dari Corona virus atau Covid-19,dan apa yang kami lakukan dihari ini tidak ada respon positif dari pihak pemerintah kota Tidore maka kami akan melakukan aksi lanjutan untuk menolak kehadiran bajaj dengan massa aksi yang lebih besar lagi,” pungkasnya.

Pewarta: Musa Abubakar// Editor: Risno Rasai

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.