Kejati Periksa 7 Saksi dalam Kasus Kapal Nautika

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) kembali melakukan pemeriksaan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi kapal Nautika di SMK senilai Rp 7,8 milyar pada tahun 2019.

Dalam pemeriksaan dugaan kasus tersebut, penyidik telah melakukan  pemeriksaan terhadap Pokja satu yang melakukan lelang Nautika kapal penangkap ikan TA 2019. dimulai sekira pukul 9:00 WIT berakhir hingga pukul 17:00 WIT.

“Tadi penyidik periksa tujuh orang, dipanggil enam yang hadir, yang satunya sedang berhalangan tidak sempat hadir dalam pemeriksaan,” ungkap Plh Kasi Penkum Kejati Malut, Z Siregar kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Siregar menambahkan, dalam pemeriksaan tersebut merupakan pendalaman kasus pengadaan Kapal Nautika penangkap ikan tersebut,

“Untuk status kasus tersebut masih penyelidikan di bidang Pidsus,” tutupnya.

Dudugan kasus korupsi kapal Nautika senilai Rp 7,8 milyar itu sebanyak 11 saksi telah diperiksa secara marathon. Seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudaayan (Dikbud) Provinsi beserta Bendaharanya, Ketua Pokja I ULP Provinsi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelalaksana Teknis (PPTK), Kepala Sarana Prasarana (Sarpas) Dikbud Malut, serta sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) SMK yang menerima anggaran simlator kapal atau alat-alat pratek siswa. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *